Rencana Peternakan Ayam Kampung Berdasarkan Sifatnya

0

Pertanianku – Rencana merupakan kegiatan yang belum dilakukan, baru dirancang. Pada saat merencanakan, kegiatannya sendiri belum ada. Lalu buat apa kita berangan-angan mau melakukan sesuatu? Apa gunanya dan bagaimana suatu rencana dapat menopang kesuksesan beternak? Untuk itulah, kita telaah bagian ini dengan seksama. Berdasarkan sifat atau kegunaannya, rencana dibagi menjadi tiga macam sebagai berikut.

Analisis Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Buras

  1. Rencana pasar dan pemasaran

Rencana ini jelas melibatkan pihak luar. Justru inilah yang harus direncanakan dengan matang, bukan hanya dengan prinsip “bagaimana nanti”. Ingat! peternak bukan Anda saja dan produk asal ayam jugabukan hanya dari ayam kampung. Dalam hal ini yang direncanakan seperti perluasan pangsa pasar, mempertahankan pangsa pasar yang telah dikuasai, dan melihat perubahan konsumen. Rencana ini kemudian dikoordinasikan (dikaitkan) dengan rencana produksi, barulah produksi pada peternakan itu dapat dimulai. Jadi, rencana pasar dan pemasaran ini yang terlebih dahulu dibuat, baru setelah itu rencana produksi.

  1. Rencana produksi

Rencana produksi meliputi pemeliharaan, kesehatan, dan makanan. Sifatnya teknis, tetapi menyangkut nyawa ayam dan keberhasilan produksi. Misalnya, jenis ransum yang digunakan apakah membuat sendiri atau membeli. Apabila akan membeli ransum, di mana membelinya? Bibit ayam kampung itu dibeli di mana? Umur dan berapa banyak bibit yang akan dibeli? Rencana produksi ini bisa Anda susun dengan cermat. Bila kapasitas peternakan Anda kecil maka rencana seperti ini cukup di kepala peternak saja. Rencana macam ini umumnya dibuat secara formal bila peternakan ayam kampung itu sudah mulai besar (banyak kelompoknya, sekalipun jumlah ayam tiap kelompok tidak terlalu besar).

  1. Rencana administrasi dan keuangan

Rencana ini lebih bersifat strategis dan demi menjaga keamanan peternakan Anda. Rencana ini merupakan bagian terpenting untuk kelancaran usaha peternakan. Rencana ini penting dibuat bila ada persoalan di peternakan, kekisruhan sering terjadi, persoalan dengan pekerja atau rekanan sering merebak, pokoknya serba kusut. Nah, di sinilah recana administrasi dan keuangan itu dibuat untuk menata ulang semua sistem yang mungkin telah berubah (misalnya dahulu hanya melibatkan satu pedagang pengumpul, kini sudah ada lima pedagang pengumpul).

Berbeda dengan rencana berdasarkan waktu, rencana ini berdasarkan sifat aktivitas. Ada keduanya berhubungan? Tentu ada! Rencana berdasarkan waktu terlebih dahulu dibuat, barulah rencana berdasarkan sifat ini dibuat bila dibutuhkan. Semakin besar peternakan Anda, rencana berdasarkan waktu perlu ditopang dengan rencana berdasarkan sifat ini. Bila peternakan Anda itu skala kecil maka yang perlu dibuat itu adalah rencana jangka panjang dan rencana jangka menengah. Jadi, rencana berdasarkan sifat berperan untuk menjabarkan atau merinci rencana berdasarkan waktu bila aktivitas peternakan sudah banyak.

Dengan demikian, rencana ini dapat dibuat berdasarkan kebutuhan. Dimulai rencana jangka panjang, lalu rencana jangka menengah, kemudian baru rencana jangka pendek setelah aktivitas di peternakanmulai terwujud. Rencana jangka pendek (sekalipun itu tidak dinyatakan secara formal) memang selalu ada. Bukankah segala sesuatu yang Anda inginkan di kepala itu merupakan rencana semacam ini?

 

Sumber: Buku Enam Kunci Sukses Beternak Ayam Kampung

 

loading...
loading...