Resep Biskuit Daun Pepaya untuk Meningkatkan Produksi Susu Ternak

Pertanianku — Salah satu upaya peningkatan jumlah produksi susu hewan ternak dilakukan dengan memberikan pakan tambahan yang kaya akan nutrisi. Biskuit daun pepaya merupakan salah satu jenis makanan tambahan yang sering digunakan peternak. Makanan tambahan ini mampu meningkatkan produksi susu hingga mencapai 40 persen.

biskuit daun pepaya
foto: pertanianku

Biskuit ini dapat diberikan kepada hewan ternak sebanyak 2—3 buah pada pagi dan sore hari. Cara pemberiannya adalah dengan mencampurkan biskuit dan konsentrat. Pangan tambahan ini pada dasarnya sangat mudah diberikan kepada hewan ternak. Selain mudah, pangan tambahan ini dapat disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Selain berfungsi meningkatkan produksi susu hewan ternak, biskuit daun pepaya mampu mengobati cacingan pada ternak. Kualitas dan kuantitas susu yang dihasilkan pascapemberian pakan tambahan ini juga meningkat seperti pada peningkatan kandungan lemak yang terjadi sebanyak 99 persen sehingga susu mengeluarkan aroma yang khas.

Loading...

Sudah tertarik untuk menggunakan biskuit daun pepaya untuk menambah produksi susu untuk hewan ternak Anda? Simak cara pembuatannya berikut ini.

  1. Siapkan bahan baku utama dari pembuatan biskuit ini, yaitu daun pepaya, bungkil kelapa, dan molase.
  2. Setelah bahan siap sedia, cacah hijauan dan konsentrat hingga berukuran rata-rata sebesar 5 cm. Anda dapat melakukannya secara manual dengan menggunakan pisau ataupun menggunakan alat pencacah. Pencacahan dilakukan agar memudahkan penjemuran sehingga bahan baku pembuatan biskuit cepat kering dan keringnya merata.
  3. Jemur cacahan daun pepaya dan bungkil kelapa di bawah sinar matahari. Pada umumnya penjemuran dilakukan seama 3 hari atau hingga kadar air yang terkandung dalam bahan baku mencapai kurang dari 14 persen. Hal tersebut bertujuan mencegah pertumbuhan cendawan yang dapat merusak bahan baku.
  4. Giling bahan baku yang telah kering menjadi butiran kasar atau seperti tepung.
  5. Setelah bahan baku digiling, campurkan bahan baku dengan molase yang berfungsi sebagai perekat agar biskuit menjadi utuh.
  6. Cetak biskuit dengan cara dikempa selama lima menit dengan suhu sebesar 95°C. Ketebalan biskuit 3 cm, diameter biskuit 5 cm, dan berat 50 gram.
  7. Setelah dicetak, biskuit didinginkan pada suhu 25°C agar tidak terjadi kerusakan saat biskuit dikemas.
  8. Pengemasan biskuit dilakukan untuk menjaga kadar air tetap pada kisaran 10—12 persen. Selain itu, untuk menghindari biskuit terkontaminasi sehingga kualitasnya tetap terjaga.
Baca Juga:  Mitos atau Fakta: Telur Puyuh Tinggi Kolesterol
Loading...
Loading...