Riwayat Si Umbi Bawang Bombai


Pertanianku – Bawang bombai masih tergolong dalam satu rumpun dengan bawang merah. Nama ilmiahnya pun mirip, Allium cepa. Perbedaannya hanya dalam hal bentuk dan aromanya. Umbi bawang bombai yang berlapis (bulbus) merupakan perubahan bentuk dari batang beserta daunnya karena daunnya menjadi tebal, lunak, dan berdaging. Tanamannya sendiri memiliki akar serabut dengan daun berbentuk silinder berongga. Pada umumnya varietas berbentuk bulat, warna kulit luarnya bisa putih, kuning, merah, atau hijau.

Riwayat Si Umbi Bawang Bombai

Di Indonesia, kerabat bawang merah ini disebut sebagai bawang bombai karena dulu dibawa oleh pedagang-pedagang yang berasal dari kota Bombai (sekarang Mumbai) di India ke Indonesia. Khasiat bawang bombai bagi kesehatan sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Bawang bombai sudah mulai dimanfaatkan bangsa Mesir dan India sejak 4.000 tahun silam. Konon, 9 ton emas dipakai untuk membeli bawang bombai sebagai bahan pangan para pekerja pembuat piramida.

Maklum, kerabat bawang merah ini dipercaya sebagai sumber energi. Jenis umbi yang satu ini pun yang menyelamatkan Pere Marquette, seorang penjelajah asal Perancis, dari musibah kelaparan pada tahun 1624. Bawang bombai liar yang ia temukan di se buah tempat yang sekarang bernama Chicago menjadi penyambung nyawa baginya. Sementara itu, Hippocrates, seorang tabib pada zaman Yunani kuno juga mencatat bahwa bawang bombai sebagai diuretik, obat radang paru-paru, dan penyembuh luka. Pada perang dunia ke-2, tentara Rusia mengompres luka menggunakan bawang bombai karena kandungan zat antiseptik yang ada di dalamnya.

 

Sumber: Buku Umbi Ajaib Tumpas Penyakit

 

loading...
loading...