Rontok Bulu, Saatnya Itik Beristirahat dari Aktivitas Bertelur

Pertanianku— Ketika ingin mengakhiri masa produksi bertelur, biasanya itik akan mengalami kerontokan bulu, kondisi tersebut lebih dikenal dengan masa rontok bulu itik. Pada masa ini akan terlihat sebagian besar bulu yang menempel di badan itik terlepas dan diikuti dengan pertumbuhan bulu baru sebagai pengganti bulu lama.

rontok bulu itik
foto; pixabay

Tenang saja, kondisi rontok bulu merupakan peristiwa alamiah itik, bukan karena penyakit. Peristiwa ini bersifat genetik sehingga akan diturunkan oleh generasi itik selanjutnya dan memang sudah menjadi ciri khas itik Indonesia.

Selama masa rontok bulu, itik perlu mendapatkan perawatan yang agak sedikit berbeda ketika itik sedang bertelur. Pada minggu pertama hingga minggu ketiga, itik diberikan pakan grower dengan jumlah terbatas agar proses perontokan bulu dapat berjalan lebih cepat dan selesai serempak.

Anda juga bisa menggunakan pakan dengan kadar protein sekitar 12—13 persen dengan jumlah yang sedikit lebih banyak, yaitu sekitar 80 gram/ekor/hari. Setelah memasuki masa 4—7 minggu, itik diberikan pakan layer dengan jumlah yang lebih banyak agar proses pertumbuhan bulu bisa terjadi lebih cepat dan serempak. Dengan begitu, diharapkan bulu sudah bisa muncul pada minggu ke-8, saat itik telah siap bertelur kembali.

Di beberapa daerah, itik yang sudah memasuki masa rontok bulu digembalakan kembali untuk menghemat biaya pakan. Selain itu, untuk mempersiapkan itik memasuki periode ke-2 bertelur sehingga telur yang dihasilkan lebih baik.

Setelah masa rontok bulu selesai, itik siap masuk ke masa bertelur yang ditandai dengan keluarnya 1—2 butir dari satu kelompok itik. Setelah memasuki minggu ke-8, produksi telur itik akan mulai naik.

Kebutuhan pakan dan minum dari minggu ke-4 hingga minggu ke-8 akan terus naik menyesuaikan dengan kebutuhan itik. Pakan diberikan sebanyak 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari.

Baca Juga:  Tanda-tanda Kelinci Bunting

Masa ini disebut juga sebagai masa istirahat karena produksi telur memang benar-benar berhenti. Selain itu, alat reproduksi itik akan mengalami perbaikan pada masa ini setelah digunakan bertelur selama 8—10 bulan.


loading...