Ruangan Tambahan dalam Usaha Budi Daya Jamur


Hal Penting dalam Berbisnis Bibit Jamur Merang

Agar ideal untuk usaha pembibitan budi daya jamur, dibutuhkan ruangan tambahan, yaitu sebagai berikut.

1. Ruangan pendinginan media

Ruangan pendinginan media berfungi untuk mendinginkan media setelah proses sterilisasi selesai dilakukan. Media harus didinginkan terlebih dahulu sebelum dilakukan proses inokulasi. Media yang panas atau agak panas akan mempengaruhi daya tumbuh bibit. Hal ini karena miselium akan mengalami stres sehingga pertumbuhannya agak terhambat. Proses produksi bibit jamur skala besar biasanya ruangan pendinginan disertai dengan air conditioner (AC) untuk mendinginkan ruangan dan media bibit jamur.

2. Ruangan bibit induk

Ruangan bibit induk juga digunakan hanya dalam pembibitan. Ruangan ini berfungsi untuk menyimpan bibit induk (mother culture), dan bibit starter (starter culture). Bibit induk dan bibit starter yang digunakan untuk proses inokulasi disimpan dalam rak-rak inkubasi yang diatur suhu dan kelembapannya. Apabila tidak digunakan untuk proses inokulasi, penyimpanan bibit induk atau bibit stater biasanya disimpan di dalam kulkas atau frezer untuk menghambat proses pertumbuhan miselium.

3. Ruangan pengiriman bibit jamur

Ruangan pengiriman hanya terdapatpada proses pembibitan jamur. Ruangan ini berfungsi sebagai tempat untuk bibit jamur yang siap dikirim ke tempat budi daya jamur selama satu atau dua hari. Biasanya ruangan pengiriman bibit jamur disertai AC. Tujuannya untuk menstabilkan suhu media bibit jamur dan ruangannya. Sanitasi ruangan ini mutlak dilakukan agar tidak ada kontaminan yang terikut ke media bibit atau ke tempat budi daya. Penggunaan lampu ultra violet (UV), penyemprotan formalin 2% atau alkohol 70% perlu dilakukan untuk penjagaan sterilisasi ruangan pengiriman dari mikroorganisme yang merugikan.

 

 

Sumber: Buku Panduan Lengkap Jamur

 

Baca Juga:  Tips Menyimpan Jamur agar Tahan Lama