Rumput Vetiver, Si Penguat Tanah


Pertanianku Rumput vetiver merupakan sejenis rumput-rumputan berukuran besar dan memiliki banyak keistimewaan. Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan nama akar wangi (Vetiveria zizanioides) atau usar (Vetiver nigritana).

rumput vetiver
Foto: Google Image

Rumput ini dikenal dengan beragam nama di Indonesia. Di daerah Sumatera Barat dikenal dengan sebutan urek usa; hapias (Sumatera Utara); useur (Aceh); narwasetu, usar, dan larasetu (Jawa).

Sementara di Madura disebut karabistu, garamakusu batawi (Ternate), tahele (Gorontalo). Kemudian di daerah Halmahera disebut babuwamendi, baramakusu buta (Tidore), sere ambong (Sulawesi Selatan), akadu (Buol), dan nausina fuik (Makasar).

Rumput vetiver dapat tumbuh di berbagai bentuk kondisi tanah seperti areal perbukitan, dataran rendah, daerah rawa, bahkan pada areal bekas tambang. Tanaman ini tumbuh tegak dengan tinggi mencapai 1,5—2,5 meter serta dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan rendah ataupun daerah yang curah hujan tinggi.

Akar rumput vetiver berbentuk serabut dan jauh masuk ke tanah. Setelah tumbuh, akarnya dapat mencapai kedalaman hingga 5,2 meter. Jika ditanam di lereng-lereng keras dan berbatu, ujung-ujung akar vetiver mampu masuk menembus dan menjadi semacam jangkar yang kuat.

Akar-akar ini mampu menahan partikel-partikel tanah sehingga dapat mencegah erosi. Batangnya kaku dan keras, serta tahan terhadap aliran air. Jika ditanam rapat atau berdekatan, akan membentuk pagar serta mampu mengurangi kecepatan aliran air dan menahan material sedimen.

Tumbuhan ini tidak menghasilkan bunga dan biji-bijian, namun dapat tumbuh menyebar seperti alang-alang atau rerumputan lainnya. Rumput vertiver adalah tanaman yang ampuh mencegah erosi dan dapat diolah untuk untuk dijadikan kerajinan tangan seperti tas laptop, pembatas ruangan, taplak meja, dan lainnya.

Alih fungsi hutan mengakibatkan tanah menjadi terbuka sehingga air hujan menjadi daya perusak ketika langsung menumbuk tanah. Untuk itu, penanaman rumput vetiver akan menjadi solusi yang cukup membantu dalam mengatasi masalah banjir dan tanah longsor.

Baca Juga:  Nilai Tukar Petani Naik Berdampak Sejahterakan Petani