Sama Seperti Manusia, Tanaman Juga Punya Jam Biologis


Pertanianku – Siapa bilang hanya manusia yang memiliki jam biologis. Ternyata, tanaman juga memiliki jam biologis seperti manusia. Jika diperhatikan, pasti Anda pernah mengalami di jam-jam tertentu merasakan lapar dan mengantuk bukan? Secara otomatis, tubuh akan menerima sinyal seperti perut keroncongan dan rasa kantuk.

Foto: pexels

Di situ terdapat peran circadian rhythms atau yang biasa kita kenal dengan nama jam biologis. Selain pola makan dan tidur, jam biologis juga mengatur suhu badan, aktivitas gelombang otak, produksi hormon, regenerasi sel, dan aktivitas-aktivitas biologi lainnya di dalam tubuh.

Hal ini ternyata juga dialami oleh tanaman. Tumbuhan juga memiliki sistem jam biologis yang bekerja secara teratur. Mirip dengan manusia, circadian clock pada tumbuhan mengatur pola aktivitas-aktivitas harian seperti pengaturan hormon, photoperiodism, dan pengaturan zat nutrisi.

Jam biologis pada tanaman berhubungan dengan pengaruh dari hormon auxin. Dengan kata lain, pada saat-saat tertentu, tanaman menjadi lebih responsif terhadap auxin yang berpengaruh pada pertumbuhan batang menjadi lebih tinggi.

Pengaruh jam biologis ini terlihat pada hampir semua tahap dalam proses pertumbuhan tanaman, mulai dari pembentukan hormon sampai dengan pertumbuhan batang. Jam biologis berhubungan sangat erat dalam menentukan dan memperkirakan panjang hari.

Pada penelitian yang dilakukan di University of Tsukuba dan Akita Perfectural College of Agriculture di Jepang, dijelaskan bahwa induksi periode gelap pada tanaman Pharbitis nil cv Violet dipengaruhi oleh phytochrome dan jam biologis tanaman.

Sebuah tim internasional yang melakukan penelitian di New York University telah berhasil mengidentifikasikan bahwa gen utama yang pengontrol jam biologis sensitif terhadap keadaan zat nutrisi pada tanaman.

Jejaringan yang mengontrol jam biologis pada tanaman diketahui telah memengaruhi gen-gen dalam proses asimilasi nitrogen yang merupakan zat nutrisi penting dan berhubungan dengan ekspresi gen.

Baca Juga:  Aneh Tapi Nyata, Pohon Ini Bisa Meledak Seperti Dinamit
loading...
loading...