Sapi Bali, Sapi Penggemukan yang Sering Digunakan

Pertanianku — Ada banyak jenis sapi penggemukan yang bisa digunakan oleh para peternak. Salah satunya adalah sapi bali yang merupakan sapi penggemukan yang sering digunakan oleh masyarakat Pulau Jawa. Saat memilih jenis sapi sebaiknya disesuaikan dengan lokasi penggemukan. Sebab, meskipun jenis sapi tersebut sangat bagus untuk digemukkan, justru populasinya di daerah Anda sangat terbatas. Hal tersebut tentu akan menjadi halangan bagi Anda untuk mendatangkan peranakannya.

sapi bali
foto: http://bali.litbang.pertanian.go.id/

Sapi bali sebenarnya merupakan keturunan dari sapi liar atau biasa disebut dengan banteng yang sudah melalui proses domestika selama ratusan tahun. Proses domestika yang sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam membuat ukuran tubuh sapi menjadi lebih kecil dibanding banteng. Sapi bali dewasa bisa tumbuh hingga setinggi 130 cm dengan bobot badan antara 350—400 kg, sedangkan bobot betina hanya berkisar 250—300 kg.

Bobot tersebut sangat dipengaruhi oleh pakan yang diberikan. Banyak sapi bali jantan yang masih berumur 6—8 tahun yang diberikan pakan berkualitas dan bobot badannya bisa mencapai 450 kg. Oleh karena itu, penting untuk Anda ketahui kriteria pakan yang berkualitas agar mendapatkan bobot yang diinginkan dalam waktu yang lebih cepat.

Loading...

Jenis sapi ini sangat mudah dikenali dari warna kulitnya serta bulunya yang khas, halus, pendek, dan mengilap. Pada umumnya, sapi betina dan anakan jantan muda akan memiliki kulit berwarna merah cokelat atau kuning cokelat. Pada bagian kaki bawah dan perut sebelah bawah berwarna putih, bagian pantat berwarna putih setengah lingkaran, dan bulu sekitar bibir bawah berwarna putih. Pada bagian gumba hingga ekor terdapat bulu hitam yang membentuk garis.

Sapi jantan yang sudah berumur 1—1,5 tahun akan mengalami perubahan warna tubuh dari cokelat menjadi hitam. Namun, jika warnanya dikatrasi akan mengalami perubahan lagi menjadii warna semula setelah tiga bulan.

Baca Juga:  Langkah Mudah Memilih Telur Tetas yang Baik

Sapi jantan dan betina memiliki tanduk besar dan panjang dengan bentuk yang sangat bervariasi. Tanduk tersebut tumbuh pada bagian luar kepala.

Pusat ternak sapi bali terdapat di Pulau Bali, tetapi penyebaran sapi ini sudah sampai ke Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sumbawa, dan Lampung. Populasi jenis sapi ini terbilang cukup banyak sehingga sangat berpotensi untuk digemukkan oleh masyarakat.

Keunggulan sapi bali adalah angka kelahiran yang sangat tinggi dibandingkan dengan jenis sapi lainnya serta potensial sebagai penghasil daging.

 

 

 

Loading...
Loading...