Sarana Penting yang Harus Ada di Kandang Kelinci

Pertanianku — Saat Anda memutuskan untuk beternak kelinci atau sekadar memeliharanya sebagai hewan kesayangan, Anda harus menyediakan kandang kelinci yang layak dan nyaman. Kandang ini tak hanya bermanfaat bagi kelinci, tetapi juga bermanfaat untuk Anda yang sedang merawatnya.

kandang kelinci
foto: Pertanianku

Kelinci di dalam kandang akan lebih mudah diatur serta pemberian pakan dan minum lebih mudah terkontrol. Pertumbuhan kelinci di dalam kandang juga dapat terpantau lebih baik. Dengan begitu, Anda bisa mengidentifikasi keberadaan penyakit dan pengganggu sedini mungkin.

Kandang kelinci perlu dilengkapi dengan sarana pendukung, seperti tempat pakan, minum, dan sarang beranak untuk kelinci yang akan dikawinkan.

Tempat pakan

Tempat pakan yang digunakan sebaiknya dipilih dari bahan yang tidak mudah pecah dan mudah dibersihkan. Bentuk dan ukuran tempat pakan kelinci cukup bervariasi. Sekurang-kurangnya, ukuran tempat pakan berdiameter 15–20 cm dengan tinggi 7,5–10 cm. Syarat lain dari tempat pakan adalah mudah dipasang dan diambil dari kandang serta berbobot cukup berat sehingga tidak mudah digulingkan oleh kelinci.

Tempat minum

Tempat minum untuk kelinci sebaiknya berupa tempat yang rata, lebar, dan dapat memuat air minum dalam jumlah banyak agar berat dan tidak mudah tumpah. Dewasa ini, telah berkembang model tempat minum kelinci yang otomatis. Kebutuhan air minum kelinci diatur oleh pelampung atau klep yang membatasi keluarnya air jika tempat minum sudah penuh. Penempatan air minum berada di luar kandang. Dinding kandang diberi lubang agar kelinci dapat menjangkau tempat minum.

Sarang beranak

Sarang beranak diperlukan terutama bagi kelinci yang dipelihara di dalam sangkar. Fungsi sarang ini seperti baby box buat bayi. Sarang ini diperlukan oleh anak kelinci hingga mencapai umur empat minggu. Ukuran yang ideal adalah panjang 40 cm, lebar 30 cm, dan tinggi 30 cm. Selain untuk masuk keluar induk, sarang ini juga menghindarkan suhu lingkungan yang terlalu panas. Oleh karena itu, sebaiknya bagian atas sangkar tidak tertutup rapat.

Baca Juga:  Tindakan untuk Mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku yang Merebak Kembali