Satgas Pangan Temukan Tiga Komoditas Alami Kenaikan


Pertanianku — Ada tiga komoditas pangan alami kenaikan di pasar. Hal tu diketahui berdasarkan penyelidikan Satuan Petugas (Satgas) Pangan Kepolisian Republik Indonesia terkait melonjaknya sejumlah bahan pokok di pasaran.

tiga komoditas pangan alami kenaikan
Google Image

Wakil Kepala Satgas Pangan Polri Brigadir Jenderal Agung Setya mengungkapkan, sebelum 21 Desember 2017, telah terjadi kenaikan harga cabai merah besar dan keriting. Harga komoditas tersebut diketahui mencapai Rp30 ribu per kilogram.

“Setelah dilakukan intervensi dengan cara pengecekan dan klarifikasi ke pengepul cabai harga dapat diturunkan menjadi kisaran Rp20 ribu per kilogram,” kata Agung, dikutip dari Republika, Rabu (27/12).

Satgas Pangan juga melakukan pengecekan di tingkat pengecer daging. Hasil dari pengecekan tersebut, Satgas Pangan menemukan adanya daging sapi dan kerbau beku yang dicairkan selanjutnya dijual dengan harga daging segar (feedlot). Daging tersebut dijual seharga Rp100—Rp110 ribu per kilogramnya. Setelah diketahui, polisi pun segera melakukan normalisasi harga pada daging tersebut.

Agung mengatakan, ditemukan pula industri perusahaan produksi daging ayam broiler dan telur ras yang menaikkan harga jual yang tidak sesuai harga acuan. Harga acuan berdasarkan harga eceran tertinggi (HET) telur ras, yakni Rp18 ribu per kilogram.

“Namun, telur ras itu dijual Rp22 ribu per kilogram,” ujarnya.

Sementara, HET daging ayam adalah Rp18 ribu per kilogram, tetapi dijual dengan harga Rp20—Rp22 ribu. Hal ini berimbas pada melambungnya harga di tingkat konsumen yang mencapai Rp34 ribu per kilogram.

“Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan mendalam, atas temuan berbagai penyimpangan tersebut bersama Satgas dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan,” katanya menegaskan.

Mengingat proses penyelidikan masih berjalan, ia belum mau mengungkapkan secara rinci akar penyebab kenaikan harga tersebut. Akan tetapi menurut Agung, proses operasi dan penyelidikan masih akan terus dilanjutkan.

Baca Juga:  Menteri Susi Ajak Masyarakat Menghadap Laut Pada 19 Agustus, Ada Apa Ya?

“Penyelidikan sifatnya tertutup jadi kami tidak dapat berikan hasilnya,” tukas dia.

Untuk terus memantau dan turut membantu mengontrol harga bahan pokok menjelang pergantian tahun, Satgas Pangan pun terus bersiaga di pasar-pasar. Agung memastikan kepolisian akan secara tegas memproses pihak-pihak yang melanggar hukum pidana yang menyebabkan anomali dan lonjakan harga di pasar.

loading...
loading...