Sawi Langit, Tanaman Liar yang Berkhasiat sebagai Obat Herbal

Pertanianku— Ada banyak jenis tanaman liar yang biasanya tumbuh di sekitar rumah. Sebagian besar tanaman tersebut dibiarkan tumbuh tak terurus atau dicabut karena dianggap sebagai gulma ataupun tidak berguna. Salah satu tanaman liar yang sering dijumpai di dekat rumah adalah sawi langit, tanaman ini identik dengan bunganya yang kecil-kecil berwarna ungu.

sawi langit
foto: By Vengolis – Own work, CC BY-SA 4.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=43272758

Ternyata sawi langit ini bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Nama lain dari tanaman sawi langit adalah sesawi langit dengan nama ilmiah Cyanthillium cinereum. Tanaman liar ini memiliki banyak sebutan di berbagai daerah, seperti buyung-buyung, sasawi langit, leuleuncaan, capeutuhur, ruku-ruku gajah, sampu angin, maryuna, nyawon, sarap, dan gofu mutiara.

Herba ini merupakan tanaman semusim yang bisa tumbuh hingga setinggi 15—150 cm, bercabang cukup banyak, dan batangnya menggalah. Daun tanaman tumbuh di bagian dasar dan berkumpul pada bagian atas berseling dengan tangkai pendek. Bunga tanaman muncul di bagian ujung cabang dalam jumlah yang banyak. Umumnya, bunga tanaman ini berwarna ungu terang.

Loading...

Buyung-buyung biasanya tumbuh di antara rumput hijau dan mudah ditemukan karena bunganya yang berada di ujung tanaman.

Bagian yang bisa dimanfaatkan dari tanaman buyung-buyung adalah akar dan daun. Tanaman ini mengandung glikosida yang bisa digunakan untuk mengatasi sakit perut dan batuk. Untuk merasakan khasiatnya, Anda perlu meraciknya terlebih dahulu menjadi ramuan herbal.

Cara meraciknya cukup mudah, Anda hanya perlu merebus daun sebagai obat mulas, merebus akarnya dan diminum sebagai obat batuk, serta mencampur cairan dari tanaman ini dengan Hibiscus rosa-sinesis atau kembang sepatu dan minum untuk melancarkan proses persalinan dan mengeluarkan plasenta.

Tanaman ini sebenarnya sudah digunakan dalam pengobatan tradisional Cina. Rasa tanaman ini pahit, manis sejuk, dan penenang. Buyung-buyung sering digunakan untuk mengobati panas, batuk, disentri, hepatitis, lelah, susah tidur, bisul, digigit ular, luka terpukul, dan keseleo.

Baca Juga:  Pentingnya Detoksifikasi Tubuh untuk Menjaga Kesehatan

Hingga saat ini belum ada literatur yang membahas terkait efek samping dari penggunaan tanaman ini sebagai obat herbal. Namun, tidak disarankan untuk mengonsumsi obat herbal dalam jumlah atau dosis tinggi tanpa rekomendasi dari dokter.

 

 

Loading...
Loading...