Seberapa Penting Vaksinasi pada Ternak Sapi?


Pertanianku Seberapa penting vaksinasi pada ternak sapi? Seorang awam mungkin saja memiliki pertanyaan seperti itu karena tidak tahu akibat yang akan didapat jika menyepelekan soal vaksin terhadap ternak.

Seberapa penting vaksinasi pada ternak sapi
Foto: Google Image

Pemerintah bahkan mengeluarkan peraturan mengenai ternak yang harus divaksinasi. Dalam pembibitan sapi potong harus melakukan vaksinasi dan mencatat setiap pelaksanaan vaksinasi dan serta jenis vaksin yang dipakai dalam kartu kesehatan ternak.

Vaksinasi adalah memberikan antigen untuk merangsang sistem kekebalan untuk menghasilkan antibodi khusus terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan protozoa. Karena tidak ada obat yang efektif dan ampuh untuk pengendalian penyakit viral, vaksinasi merupakan cara paling tepat dan memberikan efisiensi ekonomis yang besar.

Vaksinasi dirancang untuk mencegah penyakit yang akan datang, namun tidak berarti mencegah terjadinya infeksi. Vaksin bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tanpa dipengaruhi penyakit.

Hal ini dicapai dengan menginaktifasi mikroba, dengan menumbuhkannya di laboratorium dalam media biakan (ateunsi). Jika dikenalkan kepada tubuh hewan/ternak, maka akan merangsang respons kekebalan tanpa menyebabkan penyakit.

Vaksinasi juga mendukung kepentingan ekonomi yang disebabkan oleh penyakit. Artinya, menurunkan kejadian penyakit berarti mengurangi biaya pemeliharaan, mencegah menurunnya pertumbuhan berat badan, dan produksi susu ataupun fertilitas yang diakibatkan oleh penyakit. Beberapa vaksin juga dapat melindungi manusia agar tidak tertular oleh penyakit zoonosis.

Penyakit ternak yang dapat divaksin

Vaksinasi mempunyai peranan penting untuk pengendalian epidemi penyakit viral, seperti bovine viral diarrhea dan infectious bovine rhinotracheitis. Vaksin toksoid merupakan vaksin tertua yang telah lama digunakan untuk pencegahan penyakit clostridial antara lain enterotoxemia, blackleg, malignant edema, bacillary haemoglobinuria, dan black disease.

Vaksin clostridia biasanya multivalen terdiri atas kultur dan toksin beberapa Clostridium spp yang sudah dinonaktifkan. Penyakit-penyakit lain yang dapat dicegah dengan vaksinasi adalah Salmonellosis, penyakit parasit (cacing paru-paru), penyakit jamur (ringworm), pneumonia (pasteurellosis, respiratory syncytial virus/RSV). Selain itu, para Influenza-3 (Pl-3), Infectious Bovine Rhinotracheitis dan enteritis yang disebabkan oleh virus rota dan E.coli juga bisa dicegah dengan vaksinasi.

Baca Juga:  Tingkatkan Produksi Telur Ayam Kampung, Begini Caranya
loading...
loading...