Sederet Alasan Usaha Budidaya Jamur Skala Rumah Tangga Menguntungkan

Pertanianku Budidaya jamur semula hanya bisa dijalankan untuk skala besar/bisnis, kini usaha budidaya ini sudah bisa dikerjakan dalam skala yang lebih kecil, yakni skala rumah tangga. Budidaya jamur dapat dilakukan di teras rumah dan pendapatan yang dihasilkan bisa cukup menguntungkan. Terbukti, beberapa pengusaha budidaya jamur sukses bermula dari skala kecil terlebih dahulu.

budidaya jamur
foto: Pertanianku

Skala rumah tangga dapat dijadikan sebagai batu loncatan untuk mempelajari teknik budidaya, pembagian kerja, pengelolaan usaha, alur keuangan, dan urusan pemasaran. Dengan demikian, ketika usaha sudah berkembang lebih besar, Anda bisa melakukan seluruh kegiatan dengan benar sehingga kerugian dapat lebih diminimalisir.

Sesuai dengan namanya, skala usaha ini dilakukan di rumah atau pusat kegiatannya berada di rumah. Anda bisa memanfaatkan teras rumah atau lahan kosong lain yang berada di dalam atau luar rumah.

Keuntungan suaha budidaya jamur skala rumah tangga adalah modal awal yang tidak begitu besar. Pasalnya, jumlah baglog yang dapat disimpan juga tidak sebanyak usaha skala besar. Selain modal awal yang tidak begitu besar, biaya produksi yang digunakan juga bisa ditekan. Hal ini karena usaha dilakukan di rumah sehingga Anda bisa menekan biaya transportasi. Pekerjaan juga berjalan lebih ringan karena bisa dibantu anggota keluarga.

Usaha ini dapat menjadi media belajar anggota keluarga yang ikut turun tangan membantu. Dengan begitu, Anda bisa sekaligus belajar dan melatih keterampilan entrepreneur anggota keluarga.

Anda dapat menentukan jam kerja sendiri, alias jam kerja tidak dibatasi. Selain jam kerja, Anda juga bisa mengatur mekanisme kerja sendiri saat usaha sudah mulai berkembang. Kelebihan terakhir ialah dapat dijadikan sebagai usaha sambilan di luar pekerjaan utama atau kegiatan lain.

Baca Juga:  Cara Memangkas Tanaman Tomat yang Benar

Namun, Anda harus memahami, keuntungan secara optimal pasti belum bisa didapatkan oleh pemula. Selain belum memahami celah-celah dalam menjalankan usaha, pemula juga belum dapat menekan biaya produksi tanpa memengaruhi hasil produksi. Oleh karena itu, ada baiknya sebelum memulai usaha, Anda sudah memiliki bekal pengetahuan yang cukup terkait celah-celah usaha yang akan dijalankan.