Mengenal Sejarah Leluhur Sapi


Pertanianku – Sudah lama sapi terlibat dalam keseharian manusia, yakni sejak zaman Neolitikum. Seiring berkembangnya peradaban manusia, peran sapi semakin nyata. Mulai dari pembajak lahan pertanian hingga simbol keagungan.

Sejarah Leluhur Sapi

Manusia sudah lama mengenal sapi, bahkan sejak peradaban baru dimulai. Sapi telah didomestikasi sejak zaman Neolitikum, sekitar 8.000—10.000 SM. Awalnya domestikasi sapi terpusat di daerah “fertile crescent” (mencakup Irak, Kuwait, Yordania, Suriah, Libanon, Palestina, sebagian Iran, dan Turki). Wilayah tersebut juga dikenal sebagai daerahawal perkembangan peradaban manusia.

Sebagian besar jenis sapi yang dibudidayakan saat ini merupakan keturunan dari sapi asal “fertile crescent” tersebut. Nenek moyang sapi, Bos primigenius, dikenal pula dengan nama aurochs atau urus. Sosok urus sering dijumpai dalam lukisan-lukisan prasejarah di Eropa, misalnya di Lascaux, Perancis. Sosoknya mirip dengan banteng masa kini. Urus jantanbertubuh besar dengan tinggi mencapai 1,8 m,  sementara urus betinaberukuran lebih kecil dengan tinggi sekitar 1,5 m. Urus di berbagai  penjuru dunia punah dalam kurun waktu berbeda. Urus liar terakhir punah pada abad ke-17 diPolandia.

 

Sumber: Buku Agriflo Sapi

Baca Juga:  Kenapa Sapi Brahman Harus Diperlakukan Khusus?
loading...
loading...