Sektor Pertanian dan Perikanan NTT Siap Mendongkrak Prekonomian Tanah Air


Pertanianku – Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai mampu membuktikan sebagai daerah yang mampu mendongkrak sektor pertanian dan perikanan tanah air. Bahkan, menurut catatan Presiden Joko Widodo (Jokowi), ekonomi NTT pada 2016 lalu tumbuh 5,18 %. Angka ini berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia tahun lalu yang mencapai 5,02%.

NTT pun terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Menurut Gubernur NTT Frans Lebu Raya, selain sektor pariwisata, pemerintah juga akan membangun sektor pertanian pada kawasan tersebut.

“Sehingga nanti kalau bisa dibangun waduk sebanyak 7 waduk seperti yang saya usulkan dan tambah 2 waduk, mudah-mudahan bisa dipenuhi bisa membantu pertanian di NTT,” kata Frans, seperti melansir Okezone (22/2).

Pemerintah NTT sebelumnya mengusulkan untuk membangun 10 waduk. Saat ini sudah telah dibangun 3 waduk sehingga membutuhkan 7 waduk tambahan. Pembangunan waduk pun dilakukan secara merata.

“Tapi tadi saya usulkan ada juga dibangun di Pulau Sumba, karena yang 7 itu di Pulau Timor ada 5 dan di Pulau Flores ada 2. Di Sumba belum ada. Maka itu saya usulkan 1 di Flores di Kabupaten Ngada, dan 2 di Sumba, di Sumba Timur dan Sumba Barat Daya,” tambahnya.

Hanya saja, terdapat beberapa kendala dalam pembangunan waduk. Salah satunya, masalah pembebasan lahan. Hal inilah yang akan segera diselesaikan oleh pemerintah.

Tak hanya pertanian, pemerintah NTT juga mengembangkan sektor perikanan. Potensi sumber daya maritim pun akan dimanfaatkan oleh masyarakat pada kawasan ini sebagai salah satu motor penggerak ekonomi.

“Kalau soal perikanan, saya beri prioritas pada masyarakat kita. NTT itu kultur masyarakatnya agraris. Karena itu kita sudah belasan tahun mendorong masyarakat untuk mendorong mindset untuk melihat laut sebagai juga sumber penghidupannya,” paparnya.

Baca Juga:  Menteri Susi Sebut Perikanan Ilegal Kezaliman, Mengapa?

Saat ini, masyarakat NTT mulai terbiasa memanfatkan potensi pada sektor kelautan. Salah satunya adalah dengan cara melakukan budidaya rumput laut dan menangkap ikan.

“Kita setiap tahun mengalokasikan anggaran di APBD provinsi utk mengadakan kapal nelayan, kapal penangkap ikan, membantu masyarakat supaya mereka bisa melaut dengan baik,” tutupnya.

loading...
loading...