Sektor Pertanian Indonesia Terus Digenjot, JK: Teknologi Bantu Tingkatkan Produksi Pertanian


Pertanianku – Produksi sektor pertanian di Indonesia terus digenjot. Pemerintah yakin peningkatan produksi bisa mendongkrak kontribusi bidang pertanian terhadap Growth Domestic Product (GDP) atau produk domestik bruto hingga 20%.

Sektor Pertanian Indonesia Terus Digenjot

“Kalau peningkatan produksinya bisa naik 50%, kontribusinya bisa meningkat 20%,” tutur Jusuf Kalla. Seperti dilansir Liputan6 (25/5). Saat ini 40% warga Indonesia bekerja di sektor pertanian. Hanya saja, pertanian hanya bisa menyumbang 15% ke GDP. Hal ini tak lain karena rendahnya tingkat produktifitas. Hal ini jauh lebih rendah dibanding sektor ekonomi lain yang berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan nasional.

“Secara persentase (tenaga kerja di sektor pertanian) menurun, tapi secara jumlah naik, karena jumlah penduduk bertambah,” jelas JK. Rendahnya produktifitas di sektor pertanian tak lepas dari faktor minimnya lahan yang dimiliki, padahal kebutuhan masyarakat terus bertambah seiring peningkatan jumlah penduduk. Karena itu, pengembangan teknologi di bidang pertanian sangat berperan penting untuk meningkatkan produktifitas.

“Maka intinya adalah teknologi. Begitu banyak universitas kita, mari kita bekerja bersama-sama. Kita butuhkan bibit yang baik, teknologi lagi. Kita butuhkan pupuk yang lebih sederhana dan kita butuh petani yang lebih memahami masalahnya dengan baik,” tutup JK.

Baca Juga:  Indonesia Kembangkan Pangan Lokal Menuju Lumbung Pangan 2045