Selain Kaya Protein, Ini Kandungan Nutrisi di Dalam Cumi-Cumi

Pertanianku — Cumi-cumi terkenal sebagai salah satu komoditas perikanan yang kaya akan kandungan protein. Namun, kandungan nutrisi cumi-cumi bukan hanya protein, melainkan ada asam amino esensial, mineral, dan berbagai vitamin.

butrisi cumi-cumi
foto: pixabay

Di dalam daging cumi-cumi terdapat berbagai mineral seperti natrium, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan selenium. Sementara itu, untuk kandungan vitamin, daging cumi-cumi mengandung vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B12, niasin, asam folat, dan vitamin larut lemak seperti A, D, E, dan K.

Kandungan fosfor dan kalsium di dalam cumi-cumi sangat berguna untuk pertumbuhan anak-anak dan mencegah terjadinya osteoporosis yang sering terjadi di masa tua. Kandungan mineral yang paling tinggi di dalam daging cumi adalah natrium yang mencapai 848,63 mg/100 gram. Sementara itu, kandungan mineral yang paling rendah adalah kalsium, yaitu sebesar 83,03 mg/100 gram.

Rendahnya kandungan kalsium di dalam cumi-cumi karena ia tidak memiliki cangkang yang merupakan sumber kalsium. Berbeda dengan cumi-cumi, udang vannamei memiliki cangkang sehingga udang vannamei bisa dikonsumsi sebagai sumber kalsium.

Di dalam daging cumi-cumi juga terdapat 18 jenis asam amino yang sangat penting bagi tubuh. Kandungan asam amino yang paling tinggi di dalam cumi-cumi adalah glutamate, asam aspartate, arginin, dan lisin. Sementara itu, kandungan asam amino yang paling rendah adalah histidin dan triptofan.

Asam glutamate yang terkandung di dalam daging cumi-cumi berfungsi merangsang syaraf pada lidah manusia. Oleh karena itu, cumi-cumi sering digunakan sebagai bahan penyedap rasa. Sementara itu, asam aspartate berfungsi sebagai pembangkit neurotransmitter di otak dan saraf otot. Asam aspartate juga bisa berguna meningkatkan daya tahan tubuh.

Cumi-cumi memang merupakan sumber protein yang berasal dari laut. Kandungan proteinnya sebesar 18—23 persen. Kandungan protein paling tinggi dimiliki oleh cumi yang berjenis Ommastrephes bartrami.

Kandungan lemak di dalam daging cumi-cumi berkisar antara 1—3 persen, sedangkan kadar abunya berkisar antara 1—2 persen. Kandungan air di dalam cumi-cumi berkisar antara 78,1—82,2 persen dan abu sekitar 1,2—1,7 persen.

Baca Juga:  Ini Alasannya Usaha Pembesaran Nila Sebaiknya Menggunakan Nila Jantan

Jika dibandingkan dengan kandungan nutrisi udang vannamei, kandungan nutrisi cumi-cumi memang masih kalah sedikit. Namun, tetap saja hal ini menunjukkan cumi-cumi memang baik digunakan sebagai sumber protein bagi tubuh.

 

 

 


loading...