Sembuhkan Diare dengan Jahe


Pertanianku — Mulai saat ini, Anda bisa coba sembuhkan diare dengan jahe lho. Sebab, selain untuk mengurangi nyeri otot dan sendi, jahe juga dapat membantu dijadikan herbal untuk pengobatan diare dari yang ringan hingga kasus berat.

sembuhkan diare dengan jahe
Foto: Pixabay

Sejak zaman dahulu, jahe dianggap sebagai ramuan yang dapat menghangatkan perut karena efek pedas yang dimilikinya. Jahe juga diduga memiliki sifat antiperadangan, analgesik, dan antibakteri yang dapat membantu penyembuhan penyakit di sistem pencernaan.

Lalu, bagaimana cara kerja jahe dalam melawan diare?

Antidiare dari jahe diduga berasal dari zat fitokimia yang ada di dalamnya. Sebuah penelitian pada 2015 menunjukkan bahwa jahe memiliki kemampuan untuk melawan listeria dan E. coli dengan memperlambat pertumbuhan bakteri tersebut.

Penelitian lain juga menemukan bahwa jahe memiliki efek antidiare yang disebabkan oleh E. coli. Bumbu dapur ini bekerja dengan cara memblokir zat beracun bakteri yang menyebabkan diare dan mencegah cairan menumpuk di dalam usus. Selain itu, jahe juga bisa mencegah rasa mual, muntah, dan kejang perut.

Nah, bagaimana cara menggunakan jahe untuk membantu pengobatan diare?

Dilansir dalam laman Healthline, untuk mengobati diare Anda bisa membuat teh jahe. Pada teh jahe, selain membantu melawan infeksi akibat bakteri juga dapat membantu menghidrasi tubuh. Pasalnya, orang yang mengalami diare cenderung mengalami dehidrasi sehingga membutuhkan cairan pengganti dengan cepat.

Untuk membuat teh jahe, Anda bisa mencampurkan beberapa sendok makan jahe yang sudah diparut atau dipotong halus ke dalam secangkir air mendidih. Kemudian, masukkan teh ke cangkir. Anda juga bisa menambahkan lemon dan madu secukupnya untuk menambah cita rasa.

Selain itu, Anda bisa mencampurkan jahe ke dalam minuman lainnya atau masakan. Atau, Anda juga bisa langsung mengonsumsi jahe secara langsung setelah dibersihkan dan dipotong menjadi kecil-kecil.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ciplukan Jumbo untuk Pemula

Namun Anda harus berhati-hati dengan sensasi terbakar dari jahe pada mulut atau hidung. Jika memang tidak kuat dengan sensasi terbakar dari jahe, untuk tetap mendapatkan manfaat dari rempah tersebut sebaiknya campurkan jahe pada makanan atau minuman.

loading...
loading...