Sembuhkan Sariawan dengan Daun Bunga Kacapiring

Pertanianku Bunga kacapiring berasal dari Cina dan Jepang. Bunga ini tumbuh subur di daerah pegunungan dan sering dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Selain menambah keindahan untuk pekarangan rumah, bunga kacapiring bisa digunakan sebagai tanaman obat. Anda bisa menggunakan tanaman ini untuk mengatasi sariawan yang sedang meradang di rongga mulut.

bunga kacapiring
foto: Pixabay

Kacapiring atau Gardenia jasminoides merupakan perdu tahunan yang dapat tumbuh hingga setinggi 2 meter. Batang tanaman berbentuk bulat berkayu dan memiliki banyak cabang. Daun tanaman berbentuk oval, tebal, licin, dan mengilap di bagian permukaan atas.

Kaca piring memiliki bunga tunggal berbatang pendek, berwarna putih, dan keluar di ujung ranting. Buah tanaman berbentuk bulat telur, berkulit tipis, mengandung pigmen berwarna kuning, dan berbiji banyak.

Bagian yang dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah buah, daun, bunga, dan akar. Daun tanaman mengandung saponin, flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri. Sementara itu, buah kacapiring mengandung crocin.

Selain mengobati sariawan, kacapiring juga dapat menyembuhkan penyakit diabetes mellitus, demam, dan susah buang air besar.

Untuk menyembuhkan sariawan, Anda bisa menggunakan daun bunga kacapiring. Gunakan ½ genggam daun dan cuci hingga bersih. Tumbuk daun hingga lembut, lalu rebus dengan dua gelas air hingga air tersisa menjadi satu gelas. Air rebusan tersebut didiamkan selama beberapa saat hingga dingin, lalu saring.

Gunakan air rebusan daun tersebut untuk berkumur-kumur dan lakukan secara rutin hingga sariawan menghilang. Gunakan air rebusan sebanyak ½ gelas untuk satu kali kumur.

Di Cina, bunga kacapiring digunakan untuk menambahkan sensasi rasa pedas pada daun teh. Sementara itu, buahnya dimakan secara langsung dan bisa digunakan sebagai pewarna kuning pada makanan.

Baca Juga:  Turi Mini, Bahan Pokok Pembuatan Pupuk Hijau

Buah kacapiring berfungsi sebagai pembersih panas dan api, menyejukkan darah, membuang racun, dan menghilangkan kelembapan. Buah kacapiring juga berkhasiat sebagai hepatoprotektor, yaitu melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh racun.

Hingga saat ini masih belum ada literatur yang membahas efek samping penggunaan kaca piring sebagai obat herbal, tetapi penderita diare lebih disarankan untuk tidak mengonsumsinya.