Seperti Apa Ya Keunggulan Pupuk Organik dari Urine Kelinci?


Pertanianku – Salah satu faktor penunjang keberhasilan bercocok tanam adalah pemberian pupuk dengan takaran yang tepat. Pupuk sendiri menjadi kebutuhan mutlak semua jenis tanaman.

Foto: pixabay

Tanpa pemberian pupuk, tanaman tidak akan berkembang. Jika tanaman tidak dapat berkembang, tentu saja tidak bisa menghasilkan panen sesuai harapan.

Pupuk sendiri terdiri atas dua jenis, yakni pupuk kimia dan pupuk organik. Pemakaian pupuk kimia kini banyak dikecam karena berdampak buruk pada lingkungan dan juga kesehatan manusia. Kini pemakaian pupuk organik sedang digalakkan karena dirasa lebih ramah lingkungan.

Salah satu inovasi pupuk organik datang dari PT IMRA Indonesia yang merilis pupuk organik yang berasal dari urine kelinci yang telah difermentasi.

“Di dunia pupuk organik, kami adalah pionir pupuk urine kelinci yang pertama. Pupuk urine kelinci kami hasil kerja sama dengan Koperasi Pegawai Republik Indonesia Hortikultura–Balai Tanaman Hias, dan dihasilkan serta diolah langsung dari urine kelinci yang ada di peternakan kami, melalui fermentasi bakteri untuk menguatkan kemampuan untuk menyumburkan tanah dan tanaman,” ungkap staf PT IMRA Indonesia, Verry Maulana, dilansir dari Jitunews.

Lanjut Verry, pupuk IMRA IR-01 cocok untuk segala jenis tanaman, baik palawija, sayur mayur maupun tanaman hias. Selain itu, IR01 dapat dicampur dengan beberapa bahan sebagai pestisida alami.

Keunggulan pupuk IMRA IR-01 selain mampu menekan biaya produksi petani, juga bisa membuat kualitas tanaman lebih baik, produksi meningkat, serta kesuburan lahan pertanian tetap terjaga atau ramah lingkungan.

Penambahan probiotik pada pupuk IMRA IR-01 juga memberikan pengaruh nyata pada tanaman dan dapat meningkatkan produksi hijauan sebesar 34,8—38%.

Harga pupuk urine kelinci IMRA IR-1 dibanderol seharga Rp55.000 per botol, sedangkan untuk pembelian grosir dibanderol Rp45.000 per botol.

Baca Juga:  Stok Pupuk Bersubsidi Dipastikan Aman

Selain mengembangkan produk pupuk urine kelinci, garis besar aktivitas PT IMRA Indonesia secara industri meliputi aktivitas komersial yang mencakup produksi daging kelinci (sebagai produk utama) dan sebagai tambahan industri daging olahan/produk turunan (seperti sosis, nugget, bakso), dan fur (kulit bulu kelinci).

PT IMRA juga berfungsi sebagai pusat pembibitan kelinci pedaging, di mana 20% dari kelinci yang dihasilkan disimpan sebagai bibit untuk produk berikutnya dan pengembangan bibit kelinci hibrida baru.

loading...
loading...