Siap-siap Rempah Indonesia Akan Berjaya Lagi


Pertanianku – Pemerintah melalui Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk mengembalikan kejayaan rempah-rempah asli Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBNP) 2017.

Foto: pixabay

“Anggaran Rp5,5 triliun untuk bibit. Ini baru APBN-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan),” terang Mentan belum lama ini seperti diberitakan Republika (4/10).

Anggaran tersebut akan diberikan ke Provinsi Maluku dan Maluku Utara, masing-masing Rp100 miliar.

“Jika kurang, kami masih ada anggaran tiga tahun ke depan. Kami anggarkan tiga tahun berturut-turut,” tambah Amran.

Mentan Amran juga meminta kepala dinas terkait, untuk mengalokasikan bantuan tersebut ke sejumlah daerah berdasarkan keunggulannya masing-masing agar lebih ekonomis.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Menteri Amran memberikan bantuan berupa mesin pertanian (alsintan) berupa traktor sebanyak 20 unit. Bantuan tersebut juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Itu sebabnya, pemerintah mendorong investor untuk datang dan membangun industri pengolahan sekaligus menjual produk jadi.

Mentan juga menggandeng perguruan tinggi untuk ikut serta dalam program pengembalian kejayaan rempah nusantara 500 tahun yang lalu. Saat itu nusantara tengah dijajah Bangsa Eropa.

Untuk itu, para akademisi diharapkan dapat menjadi pendamping agar implementasinya di lapangan berjalan sesuai rencana dan dapat segera berjalan.

Amran optimistis rempah-rempah nusantara akan kembali berjaya dalam tempo satu dasawarsa, mengingat ada dua keunggulan di Maluku. Pertama, memiliki bibit unggul seperti kayu manis, cengkeh, pala, dan sebagainya. Kedua, penduduk Maluku berasal dari gen unggul, baik Arab, Cina, Belanda, Inggris maupun Portugis.

Baca Juga:  Tutut, Hama Padi yang Jadi Bahan Pangan Murah dan Bergizi
loading...
loading...