Siasat Menggunakan Sistem Berkesinambungan dalam Beternak


Pertanianku – Entah ada beberapa kelompok dalam peternakan Anda, tentu produksi telur lebih menjamin. Lalu mana yang mau dijual, telur atau ayamnya? Untuk memutuskannya, kita lihat harga yang sedang baik. Pegangan untuk mengambil keputusan cukup mudah, bila pasaran buruk, kosongkan kelompok mendatang. Sebaliknya, bila pasaran diduga baik maka isi penuh kelompok yang bersangkutan. Akibat adanya faktor pendugaan maka sebaiknya dibuat 4—6 kelompok (besar atau kecilnya kandang per kelompok tergantung luas lahan dan modal yang ada). Dengan demikian, jangka waktu untuk menduga situasi pasar sekitar 2—3 bulan ke muka.

Siasat Menggunakan Sistem Berkesinambungan

Mengisi atau mengosongkan tiap kelompok dalam peternakan ayam kampung memang lebih mudah karena telur dan dagingnya sudah memiliki pangsa pasar tradisional dan penggemarnya sudah baku sehingga pasar tidak terlalu guncang dalam periode singkat.

Namun, untuk jangka panjang mungkin ada pergeseran. Oleh karena itu, keputusan untuk mengisi atau mengosongkan tiap kelompok dapat pula dilakukan per tahun kalender, sambil dilakukan evaluasi usaha peternakan. Hal ini berbeda dengan ayam broiler yang keputusan untuk mengisi penuh, separuh, atau dikosongkan dilakukan secara ketat dua bulan sekali. Ayam kampung dijual dalam satuan ekor dan telurnya dalam satuan butir, berbeda dengan ayam ras yang daging dan telurnya dijual dalam satuan kilogram. Jadi, jangan disamakan antara ayam ras dengan ayam kampung dalam hal hasil produksinya. Dengan demikian, “potensi produksi” per kelompok akan lebih mudah diperkirakan.

Bila hasil peternakan Anda mampu diserap pasar 2.000 ekor per periode, sedangkan kapasitas tiap kelompok 5.000 ekor maka jelas bahwa kelompok tersebut tidak perlu diisi penuh. Inilah yang dinamakan “sistem pendekatan pasar”. Bagaimana bila keadaan membaik? Tidak perlu dikuatirkan karena masih ada kelompok lain yang akan dan sedang berproduksi. Inilah untungnya sistem berkesinambungan atau sistem kelompok. Kerugian sistem ini tentu bertalian juga dengan pasar. Bila Anda tidak memiliki akses pasar, tidak pandai membaca perubahan situasi pasar, dan tidak bisa menjaga pangsa pasar yang telah di tangan maka sistem kelompok ini justru akan membuat kerugian.

Baca Juga:  Lebih Sehat Daging Kambing atau Daging Domba? Ini Jawabannya!

 

Sumber: Buku Enam Kunci Sukses Beternak Ayam Kampung

 

loading...
loading...