Sifat Botani Tanaman Apel


Pertanianku – Tanaman apel dulu disebut Malus sylvestris Mill. Tinggi tanaman apel dapat mencapai 10 m, tetapi kini dibentuk menyerupai semak yang tingginya hanya 2—3 m karena pengaruh batang bawahnya.

Sifat Botani Tanaman Apel

a. Daun dan batang

Daunnya tunggal, berbulu kasar, dan tersebar melingkar di sepanjang cabang. Bentuk daun lonjong dengan ujung meruncing. Warna daun hijau muda. Pohonnya bercabang sedikit. Arah cabang cenderung ke atas (vertikal). Kayunya keras dan mudah lentur.

b. Bunga

Bunganya tunggal atau berkelompok berwarna putih bersih. Bunga keluar pada ujung tunas-tunas generatif (tunas tumpul) yang tumbuh dari setiap mata pada setiap ruas cabang. Secara alami, tanaman hanya berbunga sekali dalam setahun setelah mengalami musim kemarau (di Eropa musim dingin). Bunganya menyerbuk silang melalui lebah madu dan lalat hijau.

Dengan melengkungkan cabang-cabangnya yang telah dewasa secara mendatar, tanaman dapat berbunga setiap saat setelah daunnya digugurkan (dirompes). Anehnya, tanaman apel mudah mengalami mutasi khimera (chimaere) dan spot. Mutasi ini terjadi karena sel korteks mengalami perubahan karena pengaruh sinar kosmos.Perubahannya bersifat baka (genetik). Mutasinya dapat bersifat periklinal (bagian dalam), meriklinal (bagian luar), atau mutlak (luar dalam yang sempurna, solid).

c. Buah

Buah apel berbentuk bulat hingga bulat telur, keras tetapi renyah, dan airnya sedikit. Bila buah sudah tua, warnanya ada yang merah, kuning, atau hijau. Buah apel berbiji sedikit dan keras.

d. Akar

Tanaman ini mempunyai akar tunggang dan akar samping tidak terlalu banyak. Perakarannya kuat dan dalam.

 

Sumber: Buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah

Baca Juga:  Kementan: Meski Paceklik Pasokan Beras Tetap Aman
loading...
loading...