SIJALU, Aplikasi Layanan Balai Inseminasi Buatan Lembang

Pertanianku— Balai Inseminasi Buatan Lembang (BIB Lembang) merupakan badan layanan umum yang ditugaskan untuk memberikan pelayanan mengenai inseminasi buatan kepada masyarakat. Untuk mempermudah proses pelayanan, BIB Lembang merilis aplikasi yang bernama SIJALU atau Sistem Informasi Jaringan dan Layanan Unggulan BIB Lembang.

Sijalu
foto: http://sijalu.net/

Aplikasi SIJALU telah dirilis di Bandung pada 22—23 Oktober 2020 di Hotel Grand Tjokro Premier bertepatan dengan acara Public Hearing.

Dilansir dari ditjennak.pertanian.go.id, Kepala BIB Lembang, Ir. Tri Harsi, M.P., menjelaskan bahwa peluncuran aplikasi SIJALU merupakan salah satu terobosan yang dilakukan oleh BIB Lembang untuk meningkatkan pelayanan di era 4.0.

Masyarakat bisa mengakses layanan BIB Lembang dengan mudah melalui aplikasi tersebut, seperti permintaan pelayanan. Setelah memasukkan permintaan layanan, masyarakat dapat mengetahui kapan layanan yang diajukan bisa diterima.

Aplikasi ini dikembangkan dari awal tanpa mengikuti template dari aplikasi yang sudah ada. Saat ini aplikasi tersebut masih berupa versi 0.1 beta sehingga tampilannya masih sangat sederhana.

Pengguna diwajibkan login terlebih dahulu sebelum mengakses seluruh layanan yang tersedia. Layanan BIB Lembang yang dapat diakses melalui Sijalu adalah bimbingan teknis, semen beku, wisata pendidikan, magang, pengujian semen beku, narasumber, fotografi, pemanfaatan aset, uji kompetisi, purna jual, informasi tarif layanan, dan lain-lain.

BIB Lembang merupakan Balai Inseminasi Buatan pertama yang ada di Indonesia. Balai tersebut merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dikelola oleh Kementerian Pertanian. Balai ini sudah dibangun sejak 1975 dan diresmikan langsung oleh Menteri Pertanian pada saat itu, yaitu Prof. Dr. Ir. Toyib Hadiwidjaya bersama Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Mr. Hon B. Talboys.

Balai Inseminasi Buatan ini terletak di Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Jika dilihat dari kondisi geografis, lokasi BIB Lembang memang sangat kondusif untuk digunakan sebagai pengembangan dan pemeliharaan ternak sapi, kambing, dan domba untuk keperluan pemurnian.

Baca Juga:  Sneakers Ramah Lingkungan dari Limbah Sekam Padi

Ternak yang dipelihara di BIB Lembang merupakan pejantan yang sudah bersertifikat hasil seleksi dan uji, yaitu Uji Zuriat pada sapi perah dan Uji Performan pada sapi potong.


loading...