Sinkronisasi Estrus/Serentakkan Berahi

Pertanianku   Penyerentakan berahi atau sinkronisasi estrus adalah suatu teknik agar seekor atau sekelompok ternak mengalami estrus sesuai dengan waktu yang diinginkan. Melalui cara ini, kemunculan estrus sekelompok ternak secara serentak atau hampir bersamaan. Penerapan sinkronisasi estrus dapat menghemat waktu, tenaga, serta anak yang akan dihasilkan seragam dalam pertumbuhan dan umur sehingga mempermudah dalam pemasaran. Jika estrus muncul serentak, musim perkawinan dapat dipersingkat sehingga dapat menghemat biaya terutama perkawinan dengan menggunakan teknologi IB. Jadi, tujuan dari sinkronisasi estrus adalah efisiensi dan penyesuaian produksi dengan kebutuhan pasar.

Sinkronisasi Estrus

Dasar fisiologis dari sinkronisasi estrus adalah hambatan pelepasan Luteinizing Hormone (LH) dari hipofisis anterior yang menghambat pematangan folikel de Graaf atau penyingkiran corpus luteum, baik secara manual atau secara fisiologis dengan pemberian preparat hormon luteolitik. Preparat progesteron dan turunannya paling banyak dipakai dalam sinkronisasi estrus, tidak berbahaya, dan tingkat keberhasilannya cukup tinggi.

Loading...

Penggunaan Control Internal Drug Release (CIDR) untuk penyerentakan berahi telah banyak dilakukan baik pada sapi maupun ruminansia kecil. Sebuah perusahaan swasta New Zealand “InterAG” sejak tahun 1980 telah mengembangkan “Eazi Breed CIDR” yang mengandung 1,9 g progresteron. Progresteron akan dilepas secara difusi dari karet silikon yang dibentuk menyerupai Hurup “T” yang diaplikasikan secara intra vagina dengan menggunakan aplikator.

Respon berahi yang dihasilkan mencapai lebih dari 90%. Di samping dengan pemberian hormonal, program sinkronisasi etrus saat ini sedang dikembangkan pemanfaatan sinar laser. Rangsangan pada titik akupunktur akan menggertak sel-sel aktif yang terdapat di seluruh tubuh (tergantung titik yang dirangsang dan organ yang terkait) untuk melakukan antisipasi dengan peningkatan kapasitasi dan efisiensi metabolisme. Adapun titik akupunktur reproduksi pada domba dan kambing sebagai berikut.

  1. Titik Ming-Meng/estrus (tunggal) terletak di daerah dorsal dari persendian vet. lumbal II dengan vet. lumbal III (sebagai general point). Rangsangan pada titik ini akan meningkatkan aktivitas kelenjar hipofisa.
  2. Titik Shen Yu/ovarium (dexter dan sinister) terletak di daerah dorsal antara processus transversus dari vet. lumbal I- II – III.Rangsangan pada titik ini akan meningkatkan aktivitas ovarium dalam hal pembentukkan folikel dan pembentukan hormon reproduksi.
  3. Titik oviduk (dexter dan sinister) terletak di daerah dorsal antara processus transversus dari vet. lumbal III-IV-V-VI. Rangsangan pada titik ini mengoptimalkan fungsi oviduk.
  4. Titik serviks uteri (dexter dan sinister) terletak di daerah ujung atas os ileum. Rangsangan pada titik ini akan mengoptimalkan serviks uteri pada kejadian estrus yang akan membuka untuk keluarnya lendir estrus.
  5. Titik hormonal (tunggal) terletak di daerah dorsal dari persendian sacro-coccygea. Rangsangan pada titik ini akan meningkatkan produksi hormon prostaglandin dari dalam tubuh.
  6. GV-1 satu buah titik akupunktur terletak di atas vulva dan dua buah titik akupunktur terletak di sisi kiri dan kanan pertengahan vulva.
Baca Juga:  Gedebog Pisang, Limbah di Indonesia Berharga Mahal di Amerika

 

Sumber: Buku Pembibitan Ternak dengan Inseminasi Buatan

Loading...
Loading...