Sistem Ekstensif Pemeliharaan Ayam

Pertanianku – Sistem pemeliharaan klasik ini minim campur tangan manusia. Ayam kampung dilepas begitu  saja dan akan kembali ke kandang pada malam hari.

Sistem Ekstensif Pemeliharaan Ayam

Dengan sistem seperti ini diharapkan ayam kampung dapat mencari asupan pakan sendiri. Peternak kemudian akan mengambil produknya untuk konsumsi harian rumah tangga. Ayam kampung yang diumbar bebas biasanya mempunyai tingkat kekebalan tubuh yang tinggi dan menghemat Pemeliharaan secara tradisional.

Telah melekat erat dalam budaya masyarakat kita biaya pakan. Umumnya ayam cukup diberi pakan pada pagi hari saat akan dilepas. Pakan tersebut berupa sisa-sisa makanan dan bekatul secukupnya.

Selebihnya, ayam dianggap dapat mencari makan sendiri di sekitar rumah. Cara ini banyak ditemukan di negara yang industri peternakannya belum maju. Di Indonesia, cara inilah yang umum dilakukan oleh peternakan rakyat. Kelemahannya, ayam lambat untuk berkembang, waktu beternak terlalu lama yang berarti mengurangi produktivitas, serta kontrol pemeliharaan sulit dilakukan. Kontrol dan pengendalian penyakit sulit dilakukan karena ayam berkeliaran bebas sehingga sangat rawan terhadap serangan penyakit endemik seperi ND, kolera, bahkan flu burung. Cara pemeliharaan ini sebaiknya dilakukan jika ternak ayam kampung berjumlah sedikit.

Sumber: Buku Agriflo Ayam

Baca Juga:  Kekurangan dan Kelebihan Penggunaan Kandang Kotak untuk DOD

loading...