Sistem Semi mandiri Usaha Ayam Broiler


Pertanianku – Sistem semimandiri merupakan sistem beternak broiler dengan modal, proses produksi, dan pemasaran tidak sepenuhnya dilakukan sendiri oleh peternak, tetapi ada beberapa unsur yang dibantu oleh pihak lain.

Perbedaan sistem semimandiri dengan sistem mandiri adalah ada unsur kerja sama antara peternak dengan perorangan atau perusahaan yang bergerak dalam usaha pengadaan sapronak dan pemasaran hasil, seperti poultry shop atau perusahaan atau toko yang menjual sapronak unggas. Misalnya, peternak membeli DOC, OVK, dan sebagian pakan (misalnya pakan sampai umur 14 hari) dengan modal sendiri atau dibeli secara tunai.

Kekurangan pakannya (pakan hari ke-15 sampai panen) dibantu oleh pihak kedua (perorangan atau poultry shop). Adapun pemasaran ayam dapat dilakukan sendiri atau dibantu oleh pihak kedua tersebut. Hutang pakan (pakan yang belum dibayar) akan dibayar setelah panen selesai.

Keunggulan dari sistem ini adalah modal yang dikeluarkan kedua belah pihak tidak terlalu besar. Risiko peternak adalah kerugian ditanggung sendiri. Adapun risiko dari pihak kedua adalah peternak bisa saja tidak membayar utang saat mengalami rugi. Oleh karena itu, sistem ini hanya dilakukan oleh orang yang sudah dipercaya atau peternak telah menyimpan jaminan dengan jumlah tertentu kepada pihak kedua.

 

Sumber: Buku Panduan Lengkap Ayam Broiler

Baca Juga:  Waspada, Salah Mengolah Daging Kambing Bisa Sebabkan Penyakit Ini!
loading...
loading...