Sistem Tanam Padi Jajar Legowo

PertaniankuJajar legowo merupakan pola menanam padi yang dilakukan berselang-seling antara dua atau lebih barisan tanaman padi dan satu baris tidak digunakan alias kosong. Legowo diambil dari bahasa Jawa, yaitu lego berarti luas dan dowo berarti memanjang. Satu baris tanam yang terdiri atas beberapa barisan dan satu baris kosong (setengahnya berada di kanan dan kiri) disebut sebagai satu unit legowo.

jajar legowo
foto: Pixabay

Satu unit baris legowo yang terdiri atas dua baris tanam disebut sebagai legowo 2:1. Sementara itu, untuk satu unit yang memiliki empat baris tanam disebut sebagai 4:1.

Sistem menanam ini awalnya diterapkan di daerah yang sering terserang hama dan penyakit atau memiliki tingkat pencemaran besi yang cukup tinggi. Baris kosong pada jajar legowo digunakan untuk mengompensasi populasi tanaman.

Baris kosong tersebut bisa digunakan sebagai parit dangkal yang berfungsi untuk mengumpulkan keong mas, menekan tingkat keracunan besi, atau digunakan untuk memelihara ikan kecil.

Sistem jajar legowo sudah ada cukup lama dan sudah dibuktikan oleh para petani. Sistem tanam ini sudah terbukti ampuh dapat menghasilkan panen yang lebih tinggi dibandingkan sistem tegel melalui penambahan populasi.

Keuntungan lain dari sistem jajar legowo ialah mempermudah petani dalam mengendalikan serangan hama, penyakit, dan gulma. Proses pemupukan pun dapat berjalan lancar.

Sebelum digunakan, petani perlu mengetahui kondisi kesuburan daerah tersebut. Jika lahan sudah terbilang subur, sistem tanam yang bagus digunakan adalah pola tanam sisipan di bagian baris pinggir saja. Hal tersebut berfungsi untuk mencegah kerebahan tanaman karena menyerap unsur hara yang terlalu tinggi.

Sementara itu, untuk lahan yang kurang subur, sistem tanam sisipan dapat dilakukan pada seluruh barisan tanaman, baik tanaman yang ada di tengah maupun tanaman yang berada di pinggir. Sistem ini sudah cukup banyak digunakan oleh petani di Indonesia.

Baca Juga:  Langkah Mudah Memperbanyak Tanaman Anthurium

Produktivitas padi bisa meningkat sebanyak 10—15 persen. Sistem tanam ini bisa berkembang menjadi peluang bisnis baru karena baris kosong yang ada di tengah bisa digunakan untuk memelihara ikan atau lebih sering dikenal sebagai mina padi. Petani juga bisa menerapkan sistem parlebek atau padi, ikan dan bebek di lahan tersebut.

 


loading...