Sortasi Benih Lele Tepat Waktu, Bagian dari Kunci Keberhasilan

Pertanianku — Sortasi merupakan salah satu langkah yang harus dilakukan ketika Anda sedang menjalankan usaha budidaya ikan lele. Sortasi benih lele dilakukan untuk mendapatkan ukuran benih yang seragam. Pertumbuhan benh lele tidak selalu seragam karena ada yang tumbuh lebih cepat dan ada juga yang tumbuh lambat.

sortasi benih lele
foto: pertanianku

Apabila sortasi tidak dilakukan, tingkat penyusutan benih akan menjadi tinggi karena benih berukuran lebih besar akan memangsa benih berukuran kecil. Selain itu, benih yang berukuran kecil cenderung sulit mendapatkan pakan sehingga pertumbuhannya akan semakin buruk. Penyusutan benih akibat tidak sortasi bisa terjadi hingga 30 persen.

Biasanya ada 10 persen benih yang tumbuh dengan cepat. Benih tersebut dapat menjadi hama bagi benih lain yang berukuran lebih kecil. Itu sebabnya sortasi benih lele menjadi langkah penting yang perlu Anda lakukan. Berikut ini tips dan trik untuk sortasi benih lele.

Sortir pertama

Sortir pertama dilakukan saat benih sudah berumur 15 hari sejak penetasan. Pada sortir pertama akan diperoleh benih berukuran 3—4 cm sebanyak 5 persen, 2—3 cm sebanyak 20—30 persen, dan ukuran di bawah 2 cm sekitar 70—80 persen.

Sortir kedua

Sortir kedua dan seterusnya dilakukan setiap 10 hari sekali atau bergantung pada kondisi keseragaman benih. Misalnya, sebelum 10 hari ukuran benih sudah ada yang besar, Anda harus langsung menyortir benih tersebut agar tidak menyerang benih yang masih kecil.

Perlakuan sebelum disortir

Ikan yang akan disortir harus dipuasakan terlebih dahulu selama satu hari. Jadi, benih tidak diberikan pakan.

Waktu sortir yang tepat

Kegiatan sortir harus dilakukan pada waktu yang tepat, yakni saat cuaca sedang teduh. Biasanya sortir dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 09:00 atau sore hari setelah pukul 16:00.

Baca Juga:  Tips Memilih Ikan Budidaya

Kesalahan yang kerap terjadi saat sortir

Beberapa peternak masih sering melakukan kegiatan sortir yang salah sehingga menyebabkan luka pada tubuh ikan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan ikan mudah mati setelah disortir. Oleh karena itu, sortir pertama perlu dilakukan dengan hati-hati karena ikan masih berukuran sangat kecil. Gunakan serokan yang jaringnya halus dan lembut sehingga benih yang diserok tidak terlalu stres.

Siapkan beberapa wadah

Tampung benih yang sudah disortir pada bak sortir sesuai dengan ukuran benih. Selanjutnya, benih dipelihara dalam kolam yang berbeda sesuai dengan ukuran.