Startup di Industri Pertanian Mulai Tumbuh

Pertanianku — Kian hari, bidang pertanian semakin maju. Hal itu terlihat dari banyaknya perusahaan rintisan (startup) yang mengarah ke sektor pertanian. CEO Bizcom Sendra Wong mengatakan, munculnya startup yang bergerak di industri pertanian dewasa ini merupakan sinyal positif bahwa sektor ini sudah memasuki era industri 4.0 yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.

industri pertanian
Foto: Unsplash

“Satu dekade yang Ialu, lebih banyak startup yang bergerak di bidang e-dagang atau marketplace. Sekarang ini, seiring dengan mudahnya warga pedesaan mengakses internet, serta tumbuhnya kepedulian anak-anak muda terhadap nasib petani, membuat banyak perusahaan berbasis teknologi agro mulai hadir di Indonesia,” kata Sendra dalam acara Bizcom Investor Gathering ‘Roadmap of Agrotech in Indonesia’ di Peacock Lounge Hotel Fairmont, seperti dilansir Republika, Kamis (28/2).

Apalagi, menurutnya teknologi yang dikembangkan untuk pertanian pun sudah mulai merambah ke blockchain, artificial intelligence serta internet of things (IoT). “Jadi startup lokal kita menggunakan teknologi terkini dalam menciptakan aplikasi bermanfaat untuk pertanian,” ujar dia.

Sejalan dengan hal tersebut, konsultan bisnis asal Singapura PRecious Communications mengapresiasi upaya dalam memajukan pertanian Indonesia ini. Menurut Indonesia Market Lead PRecious Communications, Francisca Adinda, sejauh ini teknologi yang ditawarkan startupstartup Indonesia sangat membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi, baik oleh masyarakat maupun industri.

“Kami melihat bahwa potensi agroteknologi di negara ini sangat besar. Sangat disayangkan kalau pasar sebesar ini tidak diketahui oleh para investor lokal dan luar karena minimnya kampanye yang dilakukan oleh pelaku startup,” tutur dia.

Menurutnya, perlu dilakukan strategi komunikasi terpadu agar startup dan investor bisa bekerja sama untuk memajukan pertanian yang ada. Teknologi sudah ada, begitu juga dengan perusahaannya.

Baca Juga:  Bumi Laskar Pelangi Kantongi Potensi Durian dan Manggis

“Langkah berikutnya adalah mengoneksikannya dengan investor serta mengedukasi petani-petani yang menjadi mitra startup,” pungkasnya.

Loading...