Stok Minyak Goreng di Pangkalpinang Capai 234,60 Ton


Pertanianku – Stok minyak goreng di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mencapai 234,60 ton. Hal ini telah dicatat oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Pangkalpinang. Dengan banyaknya stok tersebut, diperkirakan dapat memenuhi permintaan hingga dua bulan ke depan.

Stok Minyak Goreng di Pangkalpinang Capai 234,60 Ton

“Stok tersebut diperkirakan akan terus bertambah karena pasokan dari daerah sentra cukup lancar dan didatangkan secara kontinu,” jelas Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, sebagaimana dikutip Okezone (20/10).

Eka mengatakan, stok minyak goreng yang cukup itu membuat harga masih bertahan stabil, merek Bimoli Rp18.500 dan Fortune Rp12.500/liter, sedangkan permintaan normal.

Stok awal minyak goreng di gudang-gudang distributor di kota ini tercatat sebanyak 248,80 ton, bertambah 266 ton dan disalurkan ke pedagang eceran sebanyak 279,80 ton.

“Stok di gudang para distributor akan terus bertambah sebelum menipis sebagai antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan barang dan gejolak harga,” ujar Eka.

Sementara itu, stok awal mentega sebanyak 8.524 ton, bertambah 7.100 ton kemudian disalurkan 5.256 ton dan tersisa sebanyak 10.368 ton.

Harga mentega bertahan stabil Rp14.000/kg. Ini karena pasokan dari daerah sentra lancar tidak ada kendala berarti, baik dari segi produksi maupun pengiriman komoditas.

“Peningkatan permintaan dan gejolak harga biasanya terjadi saat menjelang hari besar keagamaan, dan diharapkan pelaku usaha sudah meningkatkan pasokan untuk menghadapi hari raya keagamaan tersebut,” tutup Eka.

Baca Juga:  Ternyata Ini Pentingnya Sertifikat Bagi Para Petambak
loading...
loading...