Studi: Makanan Organik Kurangi Risiko Kanker


Pertanianku — Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa makanan organik mampu mengurangi risiko seseorang terkena kanker. Penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine tersebut menjelaskan, orang yang mengonsumsi makanan organik secara teratur dapat mengurangi risiko dirinya terkena kanker secara menyeluruh.

makanan organik
Foto: Dok. Pertanianku

Penelitian menyebutkan, mereka yang makan makanan organik lebih kuat menangkal limfoma non-Hodgkin serta kanker payudara pascamenopause dibandingkan mereka yang tidak.

Berdasarkan laporan laman CNN Health, penelitian yang dipimpin ahli epidemiologi dari Institute National De La Sante et De La Recherche Medicale di Prancis tersebut melibatkan hampir 69 ribu responden orang dewasa.

Lebih dari tiga per empat relawan merupakan wanita dan rata-rata mereka berusia di pertengahan 40 tahun. Responden kemudian dikategorikan dalam empat kelompok bergantung pada seberapa sering mereka mengonsumsi makanan organik.

Terdapat 16 jenis produk organik yang dikonsumsi, termasuk buah, sayur, daging, ikan, makanan siap saji, minyak sayur, bumbu, dan suplemen.

Waktu tindak lanjut berbeda pada masing-masing peserta, yakni sekitar empat setengah tahun. Dalam membandingkan skor makanan organik peserta dengan kasus kanker, peneliti menghitung hubungan negatif antara skor tinggi dan risiko kanker secara keseluruhan.

Dari penelitian didapatkan hasil, mereka yang mengonsumsi makanan organik hanya memiliki risiko 25 persen terkena kanker. Turunnya angka risiko mengidap kanker disimpulkan para peneliti berasal dari pengurangan secara signifikan kontaminasi makanan konvensional menjadi organik.

Baca Juga:  Manfaat Pare Belut untuk Atasi Berbagai Penyakit