Sudah Pasti! Bawang Putih Impor Masuk Mei di Indonesia

Pertanianku — Pemerintah berupaya mengantisipasi lonjakan harga bawang putih menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Oleh karena itu, Kementerian Koordinator Perekonomian memastikan pasokan bawang putih impor akan masuk ke Indonesia pada bulan depan (Mei 2019). Seluruh administrasi telah dituntaskan dan menunggu penerbitan rekomendasi impor oleh Kementerian Perdagangan.

bawang putih impor
Foto: Pixabay

Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, Musdalifah Machmud, mengatakan, hasil rapat koordinasi terbatas yang digelar bulan lalu telah bulat. Impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton untuk meredam gejolak harga dikarenakan komoditas bawang putih mulai memicu inflasi.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), bawang putih menjadi salah satu komoditas yang memicu inflasi sepanjang Maret 2019. Tercatat, laju inflasi pada bulan lalu mencapai 0,11 persen. Komoditas yang dominan memberikan inflasi dari kelompok bahan makanan, yakni bawang putih 0,04 persen, bawang merah 0,06 persen, serta pepaya dan cabai masing-masing 0,01 persen.

“Ya, kita targetkan bulan puasa harga sudah stabil. Makanya, bulan April ini semuanya dipersiapkan dan Mei sudah harus masuk,” kata Musdalifah, Rabu (3/4).

Kepala Bagian Humas Perum Bulog, Teguh Firmansyah mengatakan, hingga saat ini, Persetujuan Impor (PI) bawang putih dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum diterbitkan. Sementara, Bulog membutuhkan persetujuan baru dapat melakukan tender impor dari negara eksportir.

Akan tetapi, sementara ini perseroan berencana mengimpor bawang putih dari Cina. Menurut Teguh, mengimpor dari Cina dipilih karena memiliki dua kelebihan, yakni jaraknya yang tidak begitu jauh dan harga yang cenderung lebih rendah. Meski begitu, ia belum dapat menginformasikan lebih detail terkait teknis pelaksanaan impor bawang putih.

Keluarnya PI dari Kemendag juga belum diketahui hingga saat ini. Bulog masih menunggu perintah dan legalitas impor dari pemerintah. Adapun anggaran yang disiapkan Bulog untuk penugasan impor bawang putih sekitar Rp500 miliar.

Baca Juga:  Musim Kemarau Tiba, Petani Sayuran di Lembang Khawatir Kesulitan Air

Dikonfirmasi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan, mengakui, pihaknya belum mengirim surat penugasan kepada Menteri BUMN sebagai alur administrasi penugasan impor komoditas pangan oleh Bulog.

“Belum, saya masih menunggu arahan Pak Menteri Perdagangan (Enggartiasto Lukita),” kata Oke.

Loading...