Sumber Perekat Pada Biskuit Pakan Ternak


Pertanianku – Molases adalah produk sampingan yang diperoleh dari pabrik gula tebu. Biasanya digunakan dalam ransum untuk ternak sapi, domba, dan kuda untuk meningkatkan konsumsi pakan, meningkatkan aktivitasmikroba, mengurangi debu yang terdapat pada pakan, sebagai perekat untuk pakan pellet, dan sebagai sumber energi.

Sumber Perekat

Molases sudah digunakan sebagai sumber karbohidrat siap pakai berupa cairan kental. Jumlah molases yang digunakan biasanya tidak lebih dari 10—15% dari ransum, jika lebih dari 15% maka molases akan menyebabkan ransum menjadi lengket dan sulit ditangani serta mengganggu aktivitas mikroba yang baik (Perry et al., 2003).

Tepung tapioka, tepung gaplek, dan onggok merupakan hasil utama dan limbah dari pengolahan singkong. Komponen penting yang terdapat pada tepung tapioka, tepung gaplek, dan onggok adalah pati dan serat kasar sehingga sangat potensial untuk dijadikan sebagai bahan perekat. Lignosulfonat adalah polimer komplek yang diperoleh dari pepohonan dan merupakan limbah industri kertas. Bentonit merupakan lempung mineral yang berasal dari abu vulkanik yang mengandung montmorillonite lebih dari 85% (Setiadi, 1994). Bentonit sebelum digunakan harus mengalami pengaktifan terlebih dahulu karena dalam keadaan awal hanya memiliki kemampuan adsorpsi yang terendah. Dengan pengolahan seperti pemanasan akan meningkatkan kemampuan adsorpsinya, aktivasi dengan pemanasan bertujuan menghilangkan molekul air yang ada pada saluran-saluran struktur bentonit. Penambahan perekat lignosulfonat dan bentonit dapat meningkatkan kualitas fisik seperti ukuran partikel, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, berat jenis, sudut tumpukan, ketahanan benturan (Retnani dkk, 2009).

 

Sumber: Buku Teknik Membuat Biskuit Pakan Ternak dari Limbah Pertanian

 

Baca Juga:  Inovasi Pie Labu Bening Viral di Dunia Maya
loading...
loading...