Suplai Bawang Merah Enrekang Hingga ke Pulau Jawa

0

Pertanianku – Salah satu sentra produksi bawang merah di Indonesia adalah di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Suplai bawang merah Enrekang bahkan hingga ke Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Hortikultura, Spudnik Sujono mengunjungi Desa Siambo, Kabupaten Enrekang, untuk panen raya bawang merah. Hal tersebut guna meninjau sejauh mana suplai bawang merah Enrekang.

“Sejak tahun 2016—2017, kami (Kementan melalui Ditjen Hortikultura-red), telah mengalokasikan APBN di 280 hektare untuk pengembangan kawasan bawang merah di Enrekang, dan di 2017 mengalokasikan APBN untuk 150 hektare kawasan bawang merah,” kata Spudnik.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan bantuan berupa kultivator sebanyak 330 unit kepada para petani untuk terus meningkatkan produksi dan produktivitas.

“Kami berharap bantuan yang telah kami berikan ini dapat mengefisienkan tenaga kerja di lapangan sehingga biaya produksi bisa ditekan. Bantuan ini pun kami maksudkan sebagai wujud nyata dan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung Enrekang sebagai sentra utama dan sekaligus pemasok bawang merah nasional,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Enrekang Muslimin Bando menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Kementan khususnya Ditjen Hortikultura yang telah mengalokasikan kegiatan pengembangan kawasan bawang merah berupa saprodi, alsintan (kultivator), pompa air, dan lainnya.

“Bantuan ini sangat memacu peningkatan luas tambah tanam, produksi dan produktivitas bawang merah. Dengan program pengembangan kawasan ini, kesejahteraan dan pendapatan petani kami makin meningkat,” tambahnya.

Kadis Pertanian Kabupaten Enrekang Asril Bagenda dalam laporannya menjelaskan bahwa rata-rata luas pertanaman bawang merah dalam setahun mencapai 8.500 hektare dengan sentra utama di Kecamatan Anggeraja dan Kecamatan Baraka.

“Pada bulan Februari kemarin saja Pak, luas panen bawang merah di wilayah kami mencapai 1.000 hektar,” tuturnya.

Dalam rangka menjaga pasokan dan harga bawang merah nasional, Spudnik meminta agar para petani lebih bersemangat dan meningkatkan luas tambah tanam sehingga produksi bisa meningkat.

loading...
loading...