Susu Rendah Iodium, Baik atau Buruk?


Pertanianku – Seperti diketahui bahwa susu merupakan salah satu sumber utama iodium. Namun, belum lama ini sebuah penelitian menemukan bahwa konsentrasi iodium dalam banyak susu alternatif pengganti susu sapi sangat rendah seperti susu kedelai, santan, susu beras, susu hazelnut, dan susu almond.

Foto: pixabay

Hal tersebut tentu saja akan membuat khawatir banyak orang. Pasalnya, iodium adalah salah satu jenis mineral yang sangat penting bagi perkembangan dan kesehatan terutama dalam menjaga kestabilan fungsi tubuh. Pada masa kehamilan, kekurangan iodium dapat berdampak buruk untuk perkembangan otak anak. Bahkan, dikaitkan dengan rendahnya kemampuan intelegensi.

Dari percobaan yang dilakukan dengan mengambil sampel 47 produk susu alternatif, ditemukan bahwa konsentrasi iodium pada produk tersebut hanya sekitar dua persen dari konsentrasi yang terdapat pada susu sapi. Hanya tiga dari 47 produk susu alternatif yang dibentengi oleh iodium.

Namun, bagi sebagian orang yang memang tidak suka susu karena alergi, bisa mencoba makanan yang merupakan sumber lain dari iodium. Sebagai informasi bahwa susu bukanlah satu-satunya sumber utama iodium.

Konsentrasi iodium yang tinggi juga terdapat pada sumber makanan dari laut seperti ikan cod. Telur ayam juga sumber iodium yang sangat baik. Bagi para vegan, kebutuhan akan iodium bisa dipenuhi dengan mengonsumsi suplemen khusus yang mengandung tinggi iodium.

Baca Juga:  Nutrisi Berlimpah dari Buah Pir Kurangi Risiko Kanker Usus
loading...
loading...