Swasembada Jagung Terancam Hama Ulat Impor

Pertanianku Hama ulat impor benar-benar memberi ancaman serius pada swasembada jagung. Hasil penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) memverifikasi bahwa ulat impor dari spesies Spodoptera frugiperda itu merupakan hama baru yang sangat merusak pertanaman jagung.

Hama ulat impor
Foto: Pixabay

“Hama ini bergerak sangat cepat dan merusak,” kata Ketua Departemen Proteksi Tanaman IPB, Suryo Wiyono, dalam kegiatan focus group discussion (FGD) di kampus IPB, Dramaga, Bogor, seperti dikutip Republika, Senin (15/7).

Pakar hama tanaman IPB, Dr. Dewi Sartiami menjelaskan, serangan hama baru ini telah diverifikasi berdasarkan hasil penelitian di Pasaman, Sumatera Barat. Saat ini, penyebarannya terus meluas sampai ke Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat.

Loading...

“Melihat sebaran serangan hama ini yang terus meluas, diperkirakan hama ini masuk ke Indonesia sudah cukup lama tapi baru kita ketahui sekarang,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kerusakan yang diakibatkan oleh hama ulat grayak ini umumnya terjadi pada tanaman jagung muda. Tingkat serangan yang ditimbulkan pada tanaman jagung bisa mencapai 100 persen dengan kerusakan mencapai 40 persen. Hama Spodoptera frugiperda ini, kata dia, merupakan hama yang telah menimbulkan kerusakan serius di India, Brasil, Togo, Afrika, dan Thailand.

“Jadi kita harus bekerja sama di semua level dan kita harus siap-siap adanya potensi serangan hama lainnya juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Karantina Tumbuhan Benih Kementerian Pertanian, Maman Suparman, meminta semua pihak untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Terutama, para petani jagung di wilayah Sulawesi Selatan yang menjadi sentra produksi jagung ataupun Jawa Timur yang menjadi lokasi sentra benih jagung.

“Sejauh ini memang bukan OPT (organisme pengganggu tanaman) karantina 2018. Jadi, kami terima kasih kepada IPB yang sudah melaporkan temuan ini,” tutur dia.

Baca Juga:  Budidaya Tanaman Herba Hias dalam Pot
Loading...
Loading...