Syarat dan Cara Budidaya Ikan Cobia

Pertanianku — Ikan cobia sering dijumpai di perairan tropis dan subtropis, seperti di Pasifik, Atlantik, dan sebelah barat daya Meksiko. Di Indonesia pun budidaya ikan cobia sudah dilakukan sebagai ikan konsumsi. Untuk membudidayakan ikan cobia, ada beberapa syarat dan cara yang harus dilakukan. Berikut ini syarat dan cara budidaya ikan cobia.

budidaya ikan cobia
foto: Facebook Bbpbl Lampung

Lokasi budidaya

Lokasi yang cocok untuk dijadikan tempat budidaya adalah perairan selat kecil atau teluk yang terlindung dari ombak dan badai. Lokasi budidaya juga harus memiliki masa pergantian air yang baik, tidak tercemar, mudah mendapatkan sumber pakan, dan mudah terjangkau oleh manusia.

Loading...

Wadah budidaya

Budidaya ikan cobia biasanya dilakukan pada rakit yang kerangkanya terbuat dari kayu keras, tahan terhadap air hujan, terik matahari, dan air. Kayu yang biasanya digunakan adalah kayu ulin atau kayu bayam berukuran 5 cm × 5 cm × 6 cm atau 5 cm ×10 cm × 6 cm yang dapat digunakan sebagai bahan rakit.

Pada rakit biasanya menggunakan drum plastik berukuran 200 liter dan sudah dilengkapi dengan jangkar agar drum tidak terapung kemana-mana.

Budidaya juga bisa dilakukan dalam keramba jaring apung berukuran 2 m × 2 m × 2 m. Luas keramba tersebut digunakan untuk membudidaya benih berukuran 25 gram. Keramba berukuran 3 m × 3 m × 3 m digunakan untuk ikan berbobot 1 kg.

Benih

Benih yang digunakan bisa berasal dari Balai Besar Riset Perikanan yang terdekat dari tempat tinggal Anda. Padat tebar pada keramba jaring untuk benih berukuran 25 gram sekitar 800 ekor. Setelah ikan tumbuh dan dipindahkan dalam keramba jaring untuk ikan berbobot 1 kg, padat tebar menjadi kurang dari 10 ekor/m3.

Pakan

Pakan yang diberikan adalah ikan rucah atau pakan buatan (pelet) dengan porsi yang menyesuaikan bobot ikan. Semakin besar bobot ikan, akan semakin sedikit dosis pakan serta frekuensi pemberian pakan.

Baca Juga:  Cara Panen Benih Ikan Lele yang Benar

Panen

Cobia sudah bisa dipanen saat berukuran 25—30 cm dengan masa pemeliharaan selama 80—100 hari. Sistem panen yang diakukan adalah total atau seluruh ikan dalam satu keramba dipanen sekaligus. Cara panen ikan cobia sama dengan panen ikan yang dibudidayakan di keramba jaring apung.

 

Loading...
Loading...