Tahapan Budi Daya Jamur Kuping


Pertanianku   Budi daya jamur kuping dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut.

  1. Persiapan media tanam

Media tanam untuk budi daya jamur kuping berupa campuran serbuk gergaji kayu 85%, bekatul 10%, kapur CaCO3 1%, dan air secukupnya. Untuk 100 m2 dibutuhkan serbuk gergaji 6.120 kg, bekatul 720 kg, dan kapur CaCO3 72 kg. Bahan-bahan tersebut dicampur di atas lantai yang bersih secara merata hingga kadar airnya menjadi 50—70% (dikepal sudah tidak ambyar).

  1. Proses fermentasi

Fermentasi dapat dilakukan dengan cara mendiamkan media tanam selama 3—5 hari. Selama proses fermentasi, suhu media akan meningkat hingga mencapai 70o C. Pada tahap ini perlu dilakukan pembalikan/pengadukan media tanam setiap dua hari sekali agarproses pelapukan terjadi secara merata. Media tanam siap digunakan jika telah berwarna cokelat atau kehitaman.

Cara Menghindari Jamur Beracun

  1. Pembuatan baglog

Media tanam yang siap pakai tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik berukuran 30 cm x 20 cm hingga setinggi 20 cm, lalu dipadatkan hingga menyerupai botol (baglog). Pada ujung mulut botol diberi ring, kemudian mulut botol ditutup dengan kapas. Setelah itu, mulut baglog ditutup plastik agar air tidak masuk saat proses sterilisasi.

  1. Proses sterilisasi

Proses sterilisasi baglog dilakukan dengan cara dikukus pada suhu 95— 120o C selama 6—8 jam. Sterilisasi yang merupakan proses penguapan ini dimaksudkan untuk membunuh mikroba liar yang ada.

  1. Proses inokulasi

Setelah proses sterilisasi selesai maka baglog didiamkan di ruang inokulasi sampai suhu normal kembali. Ruang inokulasi harus dalam keadaan steril dan sirkulasi udara berjalan dengan baik. Tangan kita dan bibir botol bibit juga harus disterilkan dengan menyemprotkan alkohol. Inokulasi dilakukan dengan cara membuka tutup baglog di atas api spiritus, lalu bibit diambil dari botol dengan kawat yang telah dipanaskan agar steril. Kemudian bibit dimasukkan secara merata ke dalam mulut baglog yang telah diambil kapasnya.

  1. Proses inkubasi
Baca Juga:  Sejuta Manfaat Daun Sirsak untuk Kesehatan

Setelah proses inokulasi selesai, baglog diletakkan di dalam ruang inkubasi dengan suhu 28—35o C, kelembapan 89%, dan pencahayaan lampu TL 60 watt. Lama masa inkubasi adalah 4—8 minggu. Pada saat itu, biasanya telah tumbuh miselium putih pada baglog.

  1. Pemeliharaan di rumah kumbung

Setelah miselium tumbuh sekitar setengah bagian dari baglog maka baglog dapat dipindahkan ke rumah kumbung. Di dalam rumahkumbung, miselium terus tumbuh hingga memenuhi baglog sehingga kedua ujung baglog perlu disobek dengan pisau yang steril. Penempatan baglog di rumah kumbung sekitar 5—6 bulan atau sampai tanaman tidak produktif lagi. Untuk meningkatkan kelembapan udara di dalam rumah kumbung, dilakukan penyemprotan air dengan menggunakan sprayer.

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Jamur

loading...
loading...