Tahapan Budi Daya Jamur Merang


Pertanianku – Budi daya jamur merang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut.

Empat Tahap Budi Daya Jamur Merang

  1. Persiapan media tanam

Media tanam jamur merang berupa kompos atau sisa pelapukan tumbuhan. Kompos dapat berasal dari jerami (merang), tanaman jagung, daun pisang, limbah kapas, ampas sagu, atau serbuk gergaji kayu. Komposisi media untuk luasan 100 m2 adalah jerami padi 2.000 kg, limbah kapas 2.000 kg, kapur organik 80 kg, bekatul 400 kg, dan 4 kg urea.

  1. Proses fermentasi

Fermentasi dimaksudkan untuk mempercepat proses pelapukan media tanam jamur. Fermentasi dilakukan dengan memotong-motong jerami sekitar 10 cm, lalu dicampur dengan limbah kapas hingga merata dan direndam dalam air selama 24 jam, kemudian ditiriskan. Setelah itu, media tersebut ditimbun di atas lantai semen dan ditutup dengan plastik, lalu dibiarkan selama satu minggu sambil dibolak-balik setiap 2 hari sekali. Sebelum dipindahkan ke rumah kumbung, media tanam ditambahkan dedak sebanyak 10%, urea 1%, dan kapur pertanian 2%.

  1. Proses sterilisasi

Sterilisasi dilakukan di dalam rumah kumbung dengan meletakkan media tanam setebal 20 cm di atas rak-rak tanam. Kemudian rumah kumbung ditutup dan dialiri uap panas yang berasal dari perebusan air pada pembangkit uap yang dialirkan masuk ke dalam rumah kumbung.

Proses penguapan ini dilakukan selama 2—4 jam hingga suhu dalam rumah kumbung mencapai 70o C. Setelah itu, penguapan dihentikan, lalu didiamkan selama 24 jam sampai suhu turun menjadi 32—35o C.

  1. Penebaran bibit

Setelah proses sterilisasi selesai maka bibit jamur dapat ditaburkan pada rak-rak penanaman. Untuk rak berukuran tinggi 20 cm, lebar 1 m, dan panjang 3 m dibutuhkan 10—14 botol bibit jamur merang yang berisi 220 cc per botol.

  1. Proses inkubasi
Baca Juga:  Ekspor Perkebunan Meningkat Pesat Hingga 26,5 Persen

Proses inkubasi bertujuan untuk menumbuhkan miselium. Proses ini berlangsung di dalam rumah kumbung dengan kondisi suhu ruangan 32—35o C, kelembapan 65%, dan pencahayaan dengan lampu TL 60 watt. Rumah kumbung harus tertutup rapat selama 3—4 hari. Pada hari ke-5, rumah kumbung dapat dibuka sebagian. Setelah 4—8 hari masa inkubasi, miselium sudah tumbuh membentuk primordial jamur.

 

Sumber: Buku Panen Sayur Secara Rutin di Lahan Sempit