Tahapan Budi Daya Jengkol


Pertanianku – Jengkol merupakan tanaman khas Indonesia. Aromanya yang khas serta rasanya yang bagi sebagian orang adalah nikmat menjadikan jengkol sebagai salah satu makanan yang lezat. Namun, bagi sebagian orang tidak menyukai jengkol karena memiliki aroma yang sangat mengganggu setelah mengonsumsinya. Tanaman tropis ini memiliki buah yang sebenarnya adalah biji atau polong dari buah yang sebenarnya. Tiap polong terdapat kurang lebih 5–7 buah. Pohon jengkol sendiri mampu tumbuh hingga mencapai 10–27 meter. Selain itu, pohon jengkol juga memiliki akar yang dalam sehingga mampu menyerap air tanah. Jika Anda berminat untuk budi daya jengkol, berikut tahapannya.

Tahapan Budi Daya Jengkol

  • Pemilihan lahan tanam jengkol

Sebelum Anda memulai untuk budi daya jengkol hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah lahan untuk menanamnya. Pada dasarnya pohon jengkol merupakan tanaman yang dapat tumbuh di mana saja bahkan di pekarangan rumah sekalipun. Sebagai tanaman asli daerah tropis, tanaman jengkol lebih cocok ditanam di dataran rendah. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung sepanjang hari. Oleh karena itu, pastikan lahan tanam jengkol tidak tertutup dari sinar matahari. Sebagai tanaman daerah tropis, jengkol membutuhkan pasokan air yang tinggi dan juga diikuti dengan kadar kelembapan yang cukup.

  • Pemilihan masa tanam jengkol

Meskipun pohon jengkol dapat tumbuh di mana saja dan tidak membutuhkan lahan khusus, tetap perlu diperhatikan waktu mulai penanamannya. Berdasarkan pengamatan, pohon jengkol akan lebih mudah berkembang apabila ditanam di awal musim hujan. Pohon akan lebih cepat tumbuh dan berkembang. Hal ini tentunya akan membuat pohon jengkol lebih cepat berbuah.

  • Pembibitan dan penanaman jengkol

Pohon jengkol memang dapat ditumbuhkan dengan dua cara, yaitu dengan ditanam dari bijinya atau melalui cara cangkok. Untuk memperoleh bibit jengkol, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan kantong plastik tanam ukuran kecil yang sudah diisi tanah di dalamnya.

Baca Juga:  Pengaruh Penggunaan Pestisida Pada Tanah

Tanamlah biji jengkol di dalam plastik tanaman yang berisi tanah subur tersebut. Sirami secara teratur hingga tumbuh kecambah jengkol yang akan muncul kurang lebih dua hingga tiga minggu kemudian. Setelah kecambah jengkol muncul, saatnya bibit tersebut dipindah ke lahan lebih besar yang sudah disiapkan. Berikanlah pupuk secara teratur agar pohon dapat tumbuh secara sehat. Berikanlah perlindungan pada saat tanaman masih muda agar tidak diganggu hama.

Kultivasi jengkol

Upaya untuk budi daya jengkol di Indonesia masih belum banyak. Hal ini dikarenakan jengkol biasanya tumbuh secara liar karena tanaman ini mudah tumbuh. Pohon jengkol bisa ditumbuhkan dari bijinya ataupun dengan cara cangkok. Tanaman jengkol yang ditanam melalui biji atau bibit akan mulai berbuah apabila telah berumur lima tahun atau lebih. Apabila pohon jengkol tumbuh melalui proses cangkok, jangka waktu berbuahnya akan jauh lebih pendek.