Tahapan Budi Daya Kumis Kucing

Pertanianku – Kumis kucing atau nama ilmiahnya Orthosiphon stamineus benth merupakan satu dari sekian banyak tanaman obat yang memiliki manfaat ajaib untuk kesehatan. Banyaknya manfaat tanaman obat ini mendorong banyak orang melakukan budi daya kumis kucing.

Tahapan Budi Daya Kumis Kucing

Ada beberapa syarat agar tanaman obat kumis kucing dapat tumbuh dengan baik. Pertama, ketinggian tempat yang ideal untuk tanaman obat kumis kucing ini adalah daerah dataran rendah, yaitu sekitar 1000 m dpl. Kedua, curah hujan yang paling tepat untuk daerah/ lokasi penanaman kumis kucing adalah sekitar 3.000 mm/tahun atau daerah dengan iklim tropis. Ketiga, solum tanah yang baik untuk kumis kucing adalah solum tanah yang tebal. Kelima, kumis kucing akan tumbuh baik pada media tanam yang tidak dinaungi (sebaiknya tanaman sering terkena sinar matahari agar pertumbuhannya lebih optimal).

Loading...

Berikut tahapan budi daya kumis kucing.

  • Persiapan tanah

Sebelum memulai budi daya kumis kucing hal yang harus Anda siapkan adalah tanah yang gembur dan subur serta banyak mengandung banyak humus untuk dijadikan media tanam kumis kucing. Tanah jenis ini akan menjadi media yang sempurna bagi bibit-bibit kuumis kucing yang akan ditanam. Menanam bibit kumis kucing, bisa menggunakan teknik stek. Ini karena teknik tersebut merupakan teknik yang paling umum untuk mendapatkan bibit-bibit unggul kumis kucing.

  • Pembuatan bibit

Batang kumis kucing yang sudah tua dipotong dengan panjang sekitar 20 cm (2—4 ruas) yang nantinya akan Anda jadikan sebagai bibit. Semai terlebih dahulu bibit kumis kucing tersebut sebelum dipindahkan ke media tanam. Media penyemaian bisa Anda buat sendiri dengan menggunakan kotak yang berisi pasir setebal 20 cm. Namun, jika bibit yang akan disemai cukup banyak, Anda bisa menggunakan media semai besar yang sudah dilengkapi dengan atap yang menutup media persemaian.

  • Penyemaian
Baca Juga:  5 Cara Merawat Tanaman Hias Keladi

Untuk membuat media persemaian yang bagus, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut. Pertama, cangkul tanah persemaian sedalam 30 cm dan buat beberapa media persemaian dengan jarak tanam 5×10 cm. Kedua, batang stek kemudian ditanam dengan posisi miring dengan kedalaman kurang lebih 5 cm. Anda juga bisa menggunakan teknik persemaian lain, yaitu dengan menumbuhkan batang stek pada polybag. Ketiga, media persemaian sebaiknya berupa tempat terbuka dengan atap sebagai naungan dari sinar matahari. Keempat, penyiraman perlu dilakukan secara rutin. Namun satu hal yang perlu diperhatikan oleh Anda bahwa sebaiknya sirami stek secukupnya saja karena jika terlalu banyak air, batang stek akan membusuk.

  • Penanaman bibit

Biasanya tunas akar akan mulai tumbuh di hari ke-10. Sekitar dua minggu kemudian bibit boleh ditanam ke media tanam yang sebenarnya. Sebelum bibit dipindahkan ke lapangan/media tanam yang sebenarnya, atap naungan perlahan-lahan dikurangi agar bibit mulai terbiasa dengan kondisi di lapangan kelak. Agar kumis kucing dapat tumbuh dengan subur, beri pupuk kandang sekitar 0,5—1 kg untuk satu lubang tanam. Jarak tanam ideal pada lapangan adalah 40×40 cm atau juga bisa juga 60×60 cm. Satu lubang tanam bisa diisi sekitar 6 batang bibit kumis kucing.

  • Pemeliharaan

Proses pemeliharaan kumis kucing, yaitu pemupukan, perawatan dari gulma atau penyakit, dan penyiraman yang cukup.

Loading...
Loading...