Tahapan Proses Pembesaran Sidat

Pertanianku — Secara umum proses pembesaran sidat terbagi dua proses, yaitu proses pendederan benih sidat dan yang kedua merupakan proses pembesaran sidat yang sebenarnya. Berikut ulasan masing-masing proses pembesaran sidat.

proses pembesaran sidat
foto: pertanianku

Pendederan sidat

Pendederan benih sidat merupakan tahap awal dari proses pembesaran sidat. Pendederan dilakukan untuk menyiapkan benih masuk ke tahap pembesaran di penangkaran. Benih yang sudah siap untuk didederkan berukuran minimal 11—12 cm. Pedenderan dilakukan selama kurang lebih tiga bulan lamanya.

Sebelum mulai proses pendederan, siapkan dahulu wadah berupa kolam beton. Kolam yang akan digunakan harus dibersihkan terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan proses pengeringan selama 2 sampai 3 hari. Setelah itu, kolam diberi desinfeksi dengan menyemprotkan larutan kaporit ke dinding kolam. Dua hari setelah itu kolam dialirkan air dengan debit air yang keluar sebesar 0,5 liter per detik. Hal ini bertujuan menjaga kandungan oksigen.

Benih yang dapat dimasukkan ke kolam adalah benih yang sudah mencapai tingkat elver yang memiliki panjang sekitar 4—7 cm. Pendederan pada tingkat ini harus dilakukan dalam jumlah banyak sekaligus. Elver yang baru ditangkap harus segera ditaruh di dalam kolam. Sebab, jika terlalu lama berada di jarring, elver bisa stres dan mati.

Elver harus ditebar ke dalam kolam dengan hati-hati. Selain itu, penebaran elver sebaiknya dilakukan pada pagi hari, yaitu antara pukul 07.00—09.00. Hal ini bertujuan mengurangi stres elver. Benih akan dipanen pada umur satu bulan untuk dilanjutkan pada fase pembesaran.

Pembesaran sidat

Sidat yang telah didederkan akan langsung masuk ke tahap proses pembesaran. Sebelum menempatkan benih ke dalam kolam pembesaran, benih harus disortir terlebih dahulu. Untuk menghasilkan sidat berukuran 200 gram, akan membutuhkan waktu selama 14—16 bulan lamanya.

Baca Juga:  Panen Benih Gurami Harus Dilakukan dengan Benar

Benih yang digunakan harus memiliki kondisi yang sehat, seragam, dan tidak cacat. Air yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan sidat, dan pemeliharaan harus dilakukan secara teratur.

Persiapan kolam untuk pembesaran sidat pada dasarnya hampir sama dengan persiapan kolam di tahap pedederan. Penebaran benih biasanya dilakukan pada pukul 07.00—09.00. Sebab, pada saat itu cahaya matahari belum terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Padat tebar per kolam pun harus diperhatikan.


loading...