Tak hanya Indah, Manfaat Tabebuya juga Ternyata Sangat Menarik

Pertanianku — Tabebuya (Tabebuia rosea) merupakan tanaman asli Brazil yang dapat tumbuh di wilayah tropis dan subtropis. Tanaman ini juga tumbuh dan berbunga dengan cepat, yakni dalam kurun waktu 8 bulan, bunga tabebuya mulai bermekaran. Nah, selain memiliki bunga yang indah, manfaat tabebuya juga ternyata cukup menarik, baik itu untuk bercocok tanam maupun kesehatan.

manfaat tabebuya
Foto: Fine Art America

Bunga tabebuya muncul pada akhir kemarau dan awal musim hujan. Bunga tabebuya berbentuk seperti terompet dengan panjang 5—8 cm. Kelopak bunganya berwarna merah muda sehingga pohonnya mirip pohon sakura bila dilihat dari kejauhan.

Tidak hanya berwarna merah muda, bunga tabebuya ada juga yang berwarna merah, kuning, dan putih. Kira-kira apa saja, ya, manfaat dan khasiat dari bunga tabebuya ini?


Loading...
  1. Sebagai pupuk

Bunga tabebuya sudah banyak dijadikan sebagai pupuk. Cara membuatnya cukup mudah, yakni hanya dengan mengumpulkan bunga tabebuya yang berguguran di tanah, kemudian dibiarkan hingga membusuk dan menjadi pupuk. Setelah itu, dapat diaplikasikan langsung pada berbagai tanaman yang membutuhkan pupuk.

  1. Obat berbagai penyakit

Sangat menarik untuk mengetahui bahwa tanaman tabebuya ternyata banyak memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit, bahkan sudah dimanfaatkan sejak dahulu di wilayah Amazon. Dilansir dari CNN Indonesia, tabebuya dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit ringan seperti demam dan flu hingga penyakit berat seperti sipilis, malaria, infeksi menular, hingga masalah pencernaan.

Teh herbal

Biasanya tabebuya dimanfaatkan akar, kulit kayu, daun dan bunganya untuk diolah menjadi teh herbal atau yang disebut juga taheebo. Taheebo ini dapat meredakan demam dan flu. Selain itu, daun tabebuya juga dapat mengobati luka.

Selain manfaat-manfaat di atas, sebuah penelitian yang dilakukan US National Cancer Institute dan Co Pfizer pada 1960-an menemukan bahwa salah satu spesies tabebuya, yakni tanaman Tabebuia avellaneadae terbukti mengandung napthaquinones (lapachol) yang dapat menghambat aktivitas sel kanker pada tikus.

Baca Juga:  Cabai Pelangi Karya Anak Bangsa

Hasil penemuan ini masih perlu dilakukan uji klinis lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat komponen yang bersifat toksik pada tanaman tabebuya sehingga memiliki efek buruk apabila dikonsumsi oleh manusia.

Loading...
Loading...