Tak Sekadar Kaya Mitos, Tanaman Kamboja Juga Kaya Khasiat

Pertanianku — Selama ini orang Indonesia lebih mengenal tanaman kamboja sebagai salah satu tanaman yang memiliki banyak mitos. Mitos tersebut semakin diperkuat karena tanaman ini sering dijumpai di area pemakaman. Terlepas dari berbagai mitos yang berkembang di tengah masyarakat, sebenarnya tanaman kamboja berkhasiat sebagai obat herbal.

tanaman kamboja
foto: Pixabay

Tanaman kamboja atau Plumeria rubra memiliki bunga berwarna putih dengan semburat merah jambu dan warna kuning di bagian tengahnya. Perpaduan warna pada bunga kamboja terbilang sangat indah. Tangkai bunga berwarna merah jambu.

Tanaman bunga yang identik menggambarkan nuansa tropis ini dapat tumbuh mencapai 5 meter. Daun tanaman berwarna hijau gelap. Batang tanaman dapat mengeluarkan getah apabila terluka dan mudah patah. Getah yang dikeluarkan hampir mirip seperti getah karet. Tanaman tumbuh subur ketika memasuki musim hujan.

Kamboja mengandung zat-zat fuvoplumierin yang bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Di dalam tanaman juga terkandung minyak menguap, seperti geraniol, farsenol, sitronellol, fenetilakohol, dan linalool. Selain itu, terdapat juga saponin, zat pahit, dan damar.

Zat-zat yang terkandung di dalam tanaman ini berkhasiat untuk mengobati patek (frambusia), pecah-pecah pada telapak kaki, dan kaki bengkak. Berikut ini ulasan lebih lengkap mengenai ramuan-ramuan herbal dari tanaman kamboja.

Frambusia dan pecah-pecah pada telapak kaki

Bagian yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kedua masalah tersebut ialah kulit batang kamboja. Anda dapat menggunakan kulit batang kamboja secukupnya, lalu kulit tersebut ditumbuk dan diperas. Air perasan dari kulit digosokkan pada bagian yang akan diobati. Perawatan ini perlu dilakukan sebanyak tiga kali sehari hingga benar-benar sembuh.

Cara lain yang bisa Anda lakukan ialah dengan menggunakan kulit batang kamboja dan potong-potong sebesar 3 jari tangan. Rebus potongan kulit batang tanaman tersebut dengan air hingga mendidih atau selama 15 menit. Air rebusan tersebut dapat digunakan untuk mandi dan berendam. Lakukan sebanyak dua kali sehari.

Baca Juga:  Kementan Dorong Industri Florikultura Berorientasi Ekspor

Kaki bengkak

Bagian yang dimanfaatkan adalah kulit batang kamboja secukupnya. Kulit batang tersebut direbus hingga mendidih. Setelah itu, dinginkan air rebusan tadi untuk merendam kaki yang tengah terasa sakit.