Takaran Pupuk yang Tepat untuk Tanaman Avokad

Pertanianku — Pemberian pupuk untuk tanaman avokad harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman, yaitu vegetatif dan generatif. Pada fase vegetatif atau saat tanaman belum menghasilkan buah, tanaman avokad lebih membutuhkan unsur nitrogen. Sementara itu, pada fase generatif atau pembuahan, tanaman lebih membutuhkan unsur hara phospor dan kalium.

tanaman avokad
foto; Pixabay

Pada fase pembibitan tanaman avokad yang dibuat dari sambung pucuk, pupuk yang digunakan adalah NPK (Nirtofoska) dengan dosis sebanyak 30 gram/tanaman.

Pupuk yang digunakan berupa pupuk organik dan pupuk anorganik. Pada kondisi lahan yang sudah cukup subur, pupuk yang diberikan cukup pupuk organik, seperti pupuk kandang atau kompos yang sudah matang pada masa pertumbuhan tanaman.

Pupuk organik tersebut bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan unsur hara, memperbaiki struktur tanah, dan menjaga kesuburan tanah. Pupuk organik cukup diberikan sebanyak satu kali setahun sebanyak 30 kg/tanaman.

Jika kondisi lahan kurang subur, pupuk anorganik diperlukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang kurang. Pupuk anorganik yang dipakai ialah NPK, urea, TSP, KCL, ZA, dan lain-lain. Pemberian pupuk NPK (15-15-15) pertama kali dilakukan saat tanaman sudah berumur enam bulan dengan dosis sebanyak 150 gram/tanaman.

Pemberian pupuk NPK selanjutnya dilakukan setiap enam bulan sekali dengan jumlah dosis yang selalu bertambah 50 gram dari dosis sebelumnya.

Tanaman avokad yang masih muda atau berumur 1—4 tahun bisa diberikan pupuk urea sebanyak 0,3—1,1 kg/tanaman, TSP 0,5—1 kg/tanaman, dan KCL sebanyak 0,2—0,8 kg/tanaman.

Untuk tanaman yang sudah masuk umur produktif sekitar 5 tahun ke atas, pupuk kandang (organik) yang diberikan sebanyak 30 kg/tanaman. Selanjutnya, tanaman perlu diberikan pupuk urea sebanyak 2,5—3,5 kg/tanaman, TSP 3,5 kg/tanaman, dan KCL sebanyak 4 kg/tanaman. Pupuk tersebut diberikan sebanyak dua kali dalam setahun.

Baca Juga:  Budidaya Sawi Organik di Pekarangan Rumah

Pupuk tersebut dapat terserap secara sempurna apabila diberikan dengan cara yang benar. Pupuk sebaiknya diberikan bersamaan dengan pendangiran atau penggemburan tanah. Pendangiran dilakukan pada tanah yang berada di bawah tajuk pohon dengan radius 75—100 cm dari batang tanaman.

Waktu pemberian pupuk untuk tanaman muda bisa dilakukan saat menjelang musim kemarau atau awal musim hujan. Sementara itu, untuk tanaman yang sudah berproduksi, pemupukan dapat dilakukan setelah panen dan menjelang pembungaan.