Taman Burung di Singapura Turut Lestarikan Jalak Suren dan Jalak Bali

Pertanianku – Saat ini banyak satwa di Indonesia yang hampir terancam punah. Saah satunya adalah spesies burung. Dua spesial yang masuk dalam daftar ialah burung Jalak Bali (Bali Mynah) dan Jalak Suren (Black –winged Starling). Hal ini disebabkan karena munculnya berbagai ancaman yakni seperti kehilangan habitat asli hingga perburuan untuk perdagangan satwa peliharaan ilegal.

Taman Burung di Singapura Turut Lestarikan Jalak Suren dan Jalak Bali

Dr Cheng Wen-Haur selaku Deputy Chief Executive Officer dan Chief Life Sciences Officer, taman burung di Singapura mengungkapkan bahwa selain di Indonesia, ada sekitar 45 jenis burung di kawasan Asia Tenggara yang dinyatakan terancam punah. Maka dari itulah, untuk melestarikan spesies burung-burung tersebut, Taman Burung Jurong atau Jurong Bird Park, Singapura, menggelar sebuah kegiatan Home Tweet Home.

“Program ini berisikan aktivitas membuat lukisan miniatur rumah burung, seri, dan kerajinan tangan, serta ulang tahun jejak anak burung. Ada sejumlah 45 rumah burung yang akan dilukis dan akan dikirim ke mitra konservasi regional WRS yaitu Yayasan Begawan dan Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga,” jelas Dr Cheng.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sebagai langkah awal, lebih dari 30 pemandu taman Wildlife Reserves Singapore (WRS) akan melukis 45 rumah burung, yang akan digunakan dalam program penangkaran dua spesies burung yang terancam punah, burung Jalak Bali dan Jalak Suren di habitat asal mereka di Indonesia.

Taman Burung di Singapura Turut Lestarikan Jalak Suren dan Jalak Bali

“Kemudian, pada bulan Juni para pengunjung Taman Burung di Singapura dapat melihat beberapa di antara rumah burung tersebut serta dapat mencoba melukisnya dalam versi mini untuk sumbangan kecil bagi dana konservasi Wildlife Reserves Singapore,” ungkap Dr Cheng.

Tujuan dari program ini adalah untuk melibatkan dan mengedukasi masyarakat setempat dalam menciptakan suatu populasi satwa liar yang berkelanjutan. Diperkirakan saat ini hanya tinggal kurang dari 100 burung Jalak Bali di alam liar.

Baca Juga:  Mengatasi Kaki Burung Ocehan yang Bersisik

“Rumah burung ini dirancang dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pembiakan spesies ini, dan mungkin bisa dipasang di tempat pelepasan kami di kemudian hari untuk meningkatkan sukses program pelepasliaran kami,” ujar Anais Tritto Cikananga, Kurator Pusat Konservasi Pembiakan Satwa Cikananga.

Perlu ketahui bahwa Taman Burung Jurong menjadi tempat tinggal 17 Jalak Bali (Bali Mynahs) dan 15 Jalak Suren (Black-winged Starling), dan belum lama ini menyambut kehadiran dua ekor anak Jalak Bali serta seekor anak Jalak Suren.

“Melalui penangkaran burung-burung ini, taman ini bertujuan memelihara suatu populasi burung yang berkelanjutan,” papar Dr Cheng. kegiatan ini harus kita dukung demi melestarikan satwa-satwa. Yang harus kita lakukan seharusnya bukan hanya untuk kelestarian alam, namun juga untuk berbagai satwa yang hidup di alam.