Tanaman Pangan Selain Padi yang Sering Dikonsumsi Masyarakat Indonesia

Pertanianku — Ada banyak jenis tanaman pangan yang tumbuh di tanah air, masyarakat Indonesia sendiri lebih sering mengonsumsi nasi yang berasal dari padi sebagai menu utama. Hal ini sudah terjadi sejak turun-temurun, tak heran, banyak persawahan padi yang bisa Anda jumpai hampir di seluruh daerah. Namun, selain padi ada beberapa tanaman pangan lainnya yang biasa dikonsumsi. Berikut ini tanaman pangan selain padi.

tanaman pangan
foto: pertanianku

Jagung

Jagung merupakan tanaman semusim yang bisa tumbuh dengan baik di berbagai jenis tanah, tetapi biasanya lebih subur di tanah liat. Tak hanya pipilan jagung yang bisa digunakan, hampir seluruh bagian tanaman bisa dimanfaatkan dan berpotensi memiliki nilai ekonomis. Bagian-bagian tersebut bisa dijadikan pakan ternak dan bahan baku industri.

Loading...

Di Indonesia, jagung sering diolah menjadi seperti bubur atau nasi jagung. Jagung juga sering diolah menjadi produk diversifikasi seperti sirup, minyak, dan tepung.

Singkong

Singkong merupakan salah satu umbi kayu yang paling sering dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Selain menjadi makanan berat, singkong sering disajikan sebagai camilan yang lezat di beberapa daerah. Sementara itu, daunnya bisa dimasak menjadi sayur yang bernutrisi. Adapun batangnya bisa ditanam kembali untuk menumbuhkan tanaman baru.

Talas

Talas tumbuh subur di dataran rendah hingga dataran tinggi. Talas menyukai tanah yang subur dan kaya akan bahan organik. Umbi talas sering diolah menjadi makanan ringan seperti keripik dan getuk.

Ubi jalar

Ubi jalar merupakan tanaman merambat yang batangnya tidak berkayu. Umbi ubi jalar sendiri terbentuk dari akar yang membengkak. Ubi jalar sering diolah menjadi berbagai masakan tradisional, umumnya adalah camilan seperti keripik. Daun ubi jalar bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

Baca Juga:  Jamur Kompos yang Aman untuk Dikonsumsi

Kacang hijau

Kacang hijau tumbuh sebagai tanaman yang menyemak. Buahnya berbentuk polong dan bisa dipanen beberapa kali. Tanaman ini cocok ditanam di daerah tropis dengan ketinggian 500—750 mdpl. Kacang hijau mengandung protein nabati, karbohidrat, vitamin A, B1, dan C. Karbohidrat dalam kacang hijau lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan sehingga cocok diberikan kepada bayi dan balita.

Loading...
Loading...