Tanaman Refugia Si Penarik Serangga Terus Dikembangkan

Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengembangkan tanaman refugia si penarik serangga secara alami. Sebab, penggunaan pestisida sintetis dalam pengendalian OPT lumrah dilaksanakan petani dalam kegiatan budidaya di lahannya. Akan tetapi, kegiatan pengendalian secara kimia tersebut tanpa memerhatikan aspek lingkungan akan mengakibatkan ekosistem tidak seimbang.

tanaman refugia si penarik serangga secara
Foto: Google Image

“Semakin maraknya penggunaan pestisida kimia atau sintetik yang digunakan petani, maka keberadaan musuh alami semakin berkurang,” ujar Petugas Pengamat OPT, Sudarti, seperti dikutip Republika, Jumat (13/9).

Ia menyebutkan, minimnya pengetahuan masyarakat tentang bahaya dari pestisida sintetis mendorong para peneliti bidang pertanian untuk mencari alternatif pengendalian OPT yang berbasis lingkungan. Ini diharapkan dapat tetap menjaga kelestarian agroekosistem sesuai dengan prinsip pengendalian hama terpadu (PHT).


Loading...

“Prinsip PHT pada dasarnya menitikberatkan pada pemanfaatan berbagai teknik pengendalian dengan tetap memperhatikan keuntungan ekonomi yang maksimal, dan memberikan dampak yang aman bagi pekerja, konsumen dan lingkungan hidup. Salah satu teknik pengendalian, yaitu pelestarian musuh alami dengan penanaman tanaman refugia,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, tanaman yang berpotensi menjadi refugia antara lain tanaman bunga matahari (Helianthus annuus), bunga kertas zinnia (Zinnia elegans), kenikir (Cosmos caudatus). Sayuran yang berpotensi sebagai refugia sekaligus bahan pangan antara lain kacang panjang (Vigna unguiculata spp. sesquipedalis), bayam (Amaranthus spp.) jagung (Zea mays), dan lain-lain.

“Sebaiknya tanaman refugia harus selalu ada di areal pertanaman yang kita budidayakan dengan cara menanam benihnya secara langsung atau disemai, Kalau tingkat keberhasilan sebenarnya lebih tinggi dengan metode semai,” tegasnya.

Kepala Bidang Program dan Evaluasi Balai Besar Peramalan OPT Kementan, Mustaghfirin menambahkan tanaman refugia berfungsi sebagai tempat tinggal sementara musuh alami. Tanaman refugia selain memperindah lahan pertanian juga berperan sebagai penyedia makanan bagi musuh alami.

Baca Juga:  Akhir Tahun, Bulog Diminta Stabilkan Harga Beras

“Hasil pengamatan pada refugia di Kebun Percobaan BBPOPT (Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan) menunjukkan bahwa refugia dari jenis Cosmos caudatus, Celosia plumosa merah, Celosia plumosa kuning mampu menarik serangga baik herbivora, predator, parasitoid dan serangga lain,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa refugia adalah komponen dalam pengembangan budidaya tanaman sehat. Pada prinsipnya budidaya tanaman sehat meminimalisir penggunaan bahan kimia dan memperbaiki sifat fisiologis tanah.

Loading...
Loading...