Tanaman Sayur yang Hanya Tumbuh Baik di Dataran Tinggi

Pertanianku— Langkah pertama yang harus Anda perhatikan saat memutuskan untuk bertanam sayuran adalah memilih jenis tanaman sayur yang tepat. Pasalnya, tidak semua jenis sayuran bisa ditanam di seluruh tempat. Ada beberapa tanaman yang hanya bisa tumbuh subur di dataran tinggi. Apabila tanaman tersebut ditanam di dataran rendah, biasanya pertumbuhannya terganggu dan hasil yang didapatkan tidak maksimal.

dataran tinggi
Foto: pexels

Berikut ini daftar tanaman sayur yang cocok ditanam di dataran tinggi.

Wortel

Wortel membutuhkan daerah yang sejuk dengan ketinggian di atas 1.000 m dpl. Wortel yang ditanam di dataran rendah akan sulit berbunga. Tanaman ini membutuhkan suhu sekitar 15–21,1°C. Apabila suhu lebih rendah atau lebih tinggi dari suhu tersebut, umbi yang dihasilkan akan memiliki warna kurang bagus.

Kentang

Tanaman kentang bisa ditanam di daerah dengan ketinggian lebih dari 500 m dpl. Namun, pertumbuhannya lebih baik bila ditanam di ketinggian 1.000–2.000 m dpl dengan suhu udara sekitar 20°C. Kentang menyukai tanah gembur yang sedikit berpasir, mengandung banyak humus, air tanahnya tidak menggenang, dan pH tanahnya sekitar 5–5,5.

Kubis

Kubis cocok ditanam di wilayah dengan ketinggian 1.000–3.000 m dpl. Sementara itu, jenis kubis tunas lebih cocok ditanam di ketinggian lebih dari 800 m dpl. Namun, sebetulnya ada varietas kubis yang bisa ditanam di dataran rendah, seperti kubis putih hybrid K-Y cross dan K-K cross dari Jepang. Kubis menyukai tanah gembur, bersarang, mengandung bahan organik, suhu udara rendah dan lembap, serta keasaman tanah (pH) sekitar 6–7.

Petsai

Tanaman petsai banyak ditanam di daerah pegunungan dengan ketinggian 1.000 m dpl. Petsai yang ditanam di dataran rendah sering mengalami kegagalan dalam membentuk krop. Seandaikan membentuk krop, krop yang terbentuk kecil atau keropos.

Baca Juga:  Lakukan Ini Sebelum Menanam Cabai

Asparagus

Asparagus hanya bisa tumbuh dengan baik di dataran tinggi dengan ketinggian 800–2.000 m dpl dengan suhu 10–20°C. Asparagus yang ditanam di dataran rendah biasanya akan menghasilkan umbi yang berserat kasar sehingga kurang lezat. Asparagus menyukai tanah yang subur, gembur, mengandung banyak humus, mengandung abu, dan sedikit berpasir.